Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Apa Itu Kasur Organik dan Manfaatnya untuk Kesehatan?

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak konsumen kini lebih memilih untuk mengonsumsi produk makanan organik atau perawatan tubuh berbahan organik dan alami. Akan tetapi, tahukah Anda ada juga kasur organik?

"Orang membeli pembersih rumah tangga organik untuk meminimalkan bahan kimia beracun, tetapi mereka sering tidak menyadari bahwa kasur yang mereka tiduri mungkin juga penuh dengan bahan kimia beracun," kata Barry A Cik, pendiri dan direktur teknis Naturepedic, merek kasur organik, dikutip dari Martha Stewart, Senin (28/2/2022).

Kasur organik adalah kasur yang tidak beracun dan bebas bahan kimia. Selain itu, kasur organik dibuat dengan bahan alami berkualitas lebih tinggi.

Pada akhirnya, membeli kasur organik bukan tentang mengikuti tren pemasaran ramah lingkungan. Ini adalah pilihan konsumen terkait dampak manusia dan keberlanjutan global.

"Membeli kasur organik seharusnya tidak hanya tentang komponen produk," jelas Jack Dell'Accio, CEO dan pendiri perusahaan kasur organik Essentia.

"Ini perlu tentang tanggung jawab sosial, praktik pertanian yang etis, standar produksi yang etis, dan upah yang adil di semua tingkatan," imbuh dia..

Apa itu kasur organik?

"Pada dasarnya, organik mengacu pada komponen yang berasal dari bahan alami tanpa menggunakan pestisida dalam pertanian atau bahan kimia dalam pengolahannya," jelas Dell'Accio.

Jadi, terkait kasur organik versus kasur konvensional, terang Cik, yang pertama secara khusus dibuat dari bahan premium seperti kapul organik, wol, dan lateks. Kasur organik juga bebas dari bahan kimia beracun lainnya.

Apa keuntungan membeli kasur organik?

"Alasan nomor satu untuk tidur di kasur organik adalah kualitas udara dalam ruangan," ujar Dell'Accio.


Di luar dampak lingkungan yang positif, membeli kasur organik bersertifikat memastikan bahwa tidak akan ada bahan kimia yang mengeluarkan gas di rumah. Ini selanjutnya mencegah reaksi fisik tidak nyaman yang mungkin Anda alami terhadap bahan kimia tersebut.

Keluaran gas kimia, menurut Cik, adalah aroma "bau kasur baru" yang apat memengaruhi kualitas hidup Anda.

"Bau yang dikeluarkan dari kasur konvensional biasanya merupakan pelepasan bahan kimia beracun yang berpotensi melepaskan gas ke udara," jelas Cik.

Gas ini termasuk senyawa organik volatil (VOC), yang memperburuk kualitas udara. Menghirup VOC dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala dan pusing.

"Dalam skenario terburuk, beberapa VOC bahkan diduga atau diketahui sebagai karsinogen," ucap Cik.

Selain peningkatan kualitas udara dan tanggung jawab lingkungan yang lebih besar, kasur organik juga dapat meningkatkan kenyamanan, terutama dalam hal pengaturan suhu dan tidur yang lebih sejuk.

"Petroleum foam, yang membentuk kasur memory foam, tidak bernapas, dan bisa membuat Anda merasa panas dan berkeringat, menyebabkan gangguan tidur sepanjang malam," jelas Cik.

Kapuk organik dan bahan pengatur suhu lainnya yang ditemukan di kasur ramah lingkungan ini, seperti wol, yang menyerap kelembapan, dapat mengubah lingkungan tidur Anda.

Bagaimana Anda bisa tahu jika kasur itu benar-benar organik?

Tidak semua kasur organik dibuat sama. Bahkan, beberapa yang dipasarkan sebagai kasur organik sama sekali berbeda.


"Untuk membeli kasur organik dengan yakin, cari sertifikasi pihak ketiga," saran Cik.

Jika kasur diberi label organik dan tidak beracun, langkah selanjutnya adalah memastikan kasur disertifikasi oleh Global Organic Textile Standard (GOTS) dan MADE SAFE.

Dell'Accio merekomendasikan untuk memeriksa sertifikasi Standar Lateks Organik Global (GOLS) juga.

"GOLS memastikan bahwa setiap komponen memenuhi standar etika dan organik tertinggi," ungkap dia.

Dell'Accio menambahkan bahwa kasur biasanya diberi label "organik" karena mencakup satu kain organik eksternal; sementara tidak ada komponen bagian dalam kasur yang alami.

Memeriksa sertifikasi pihak ketiga tersebut akan memastikan Anda tidak tertipu oleh taktik promosi yang membingungkan atau tidak jujur.

https://www.kompas.com/homey/read/2022/02/28/081900576/apa-itu-kasur-organik-dan-manfaatnya-untuk-kesehatan-

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com