JAKARTA, KOMPAS.com - Kutu putih tidak hanya merupakan hama tanaman yang memakan getah, namun juga sebagai penular virus. Kutu putih hidup di iklim yang hangat dan lembap.
Dilansir Balcony Garden Web, kutu putih menyebar melalui tanaman yang sebelumnya terinfestasi ketika suhu menghangat. Selain itu, ekskresi melon mempromosikan jamur jelaga pada area tanaman yang terkena.
Ketika mulai tumbuh dalam jumlah cukup banyak di area tertentu, kutu putih mengembangkan lapisan tepung putih seperti lilin yang melindungi mereka dan melindungi telur mereka. Penutup ini membuat kutu putih terlihat seperti gumpalan kapas.
Juga, tanaman dengan kutu putih yang memakannya terlihat cacat dan lemah. Daun menguning dan rontoknya bunga, kuncup, dan buah bisa menjadi gejalanya.
Kutu putih dapat ditemukan di bagian mana pun dari tanaman, tetapi lebih menyukai pertumbuhan baru yang lembut dan berkembang biak di area yang tersembunyi.
Cari kutu putih di sekitar sendi batang, di bawah daun, kulit kayu, kuncup bunga, di celah-celah, dan bagian tanaman lain yang kurang terbuka.
Tanaman apa yang paling terpengaruh oleh kutu putih?
Hama pengganggu ini mempengaruhi berbagai vegetasi, terutama tanaman tropis dan subtropis.
Tanaman yang paling rentan adalah tanaman rumah kaca, tanaman hias, semusim musim panas, tanaman hias seperti kembang sepatu, kacapiring, dan pohon buah-buahan seperti jeruk, anggur, jambu biji, dan mangga.
Cara membasmi kutu putih pada tanaman
Berikut beberapa cara membasmi kutu putih pada tanaman.
1. Minyak nimba
Campurkan setengah sendok makan minyak nimba dan satu sendok makan sabun cair dengan satu liter air hangat. Tuangkan larutan ke dalam botol dan semprotkan langsung pada kutu putih yang ada di tanaman.
Perawatan ini secara bertahap dapat membasmi kutu putih dan segala jenis infestasi hama atau pertumbuhan jamur setelah beberapa kali penggunaan.
2. Alkohol gosok
Infestasi kutu putih juga dapat dibersihkan dengan sedikit alkohol pada kapas. Selanjutnya, alkohol gosok dengan air sabun dapat disemprotkan pada tanaman.
3. Sabun insektisida
Insektisida atau sabun cair apa pun yang bebas dari pewangi dan zat aditif dapat digunakan untuk membasuh kutu putih.
Campurkan dua sendok makan sabun insektisida dalam tiga liter air. Semprotkan pada tanaman.
Tambahkan jumlahnya sesuai dengan tingkat keparahan infestasi kutu putih.
4. Abu kayu
Tambahkan segenggam abu kayu ke dalam dua gelas air, aduk rata, dan semprotkan larutan langsung pada kutu putih atau taburi dalam bentuk bubuk pada tanaman yang terkena.
Pastikan untuk menggunakan jumlah yang ringan. Aplikasi abu kayu akan mengeringkannya dan membuat tanaman bebas hama.
5. Cuka apel
Campurkan cuka apel dengan air dengan perbandingan 1:1 dan semprotkan langsung pada kutu putih. Itu akan membunuh mereka dalam waktu singkat.
6. Tanah diatom
Cukup taburkan tanah diatom langsung pada area yang terkena kutu putih. Ini mengeringkan dan membunuh kutu putih dalam waktu 48 jam.
7. Minyak esensial
Anda juga dapat menggunakan minyak esensial peppermint, jeruk, dan thyme dengan mencampur setengah sendok teh masing-masing dengan satu sendok makan sabun cair ringan dalam satu liter air hangat.
Kocok dengan baik dan semprotkan larutan ini pada kutu putih.
8. Minyak kelapa
Anda juga bisa membuat pestisida organik menggunakan minyak kelapa untuk membunuh kutu putih. Campurkan dua cangkir minyak kelapa, setengah cangkir sabun cair, dan setengah sendik teh minyak nimba dalam 2 liter air.
Tuang ke dalam botol semprot dan gunakan langsung pada kutu putih.
9. Serangga
Serangga yang memakan kutu putih dapat berfungsi sebagai 'penjaga' kebun. Kepik, serangga bajak laut, dan lainnya, bermanfaat untuk perlindungan terhadap kutu putih.
https://www.kompas.com/homey/read/2022/05/06/163500476/9-cara-membasmi-kutu-putih-pada-tanaman