Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Cara Menghilangkan Noda Kuning di Kasur dan Bantal

KOMPAS.com - Kasur yang bersih bukan hanya membuat tidur lebih nyaman, tapi juga mendukung kesehatan.

Namun, seiring waktu, kasur bisa berubah warna dan muncul noda kuning. Masalah ini sering membuat kasur terlihat kotor dan berbau kurang sedap.

Untungnya, noda kuning dapat diatasi dengan cara sederhana menggunakan bahan rumah tangga.

Apa penyebab noda kuning di kasur?

Noda kuning pada kasur umumnya disebabkan oleh keringat dan minyak tubuh yang menumpuk dari waktu ke waktu.

Saat minyak tubuh teroksidasi karena paparan udara, kasur bisa berubah warna menjadi kekuningan.

Faktor lain yang mempercepat noda ini adalah debu, kelembapan, serta suhu kamar yang terlalu panas.

Berbeda dengan noda urine yang sifatnya lebih spesifik, noda kuning akibat keringat biasanya muncul secara perlahan.

Noda ini sering terlihat pada bagian tengah kasur, tempat tubuh paling sering bersentuhan langsung.

Persiapan sebelum membersihkan noda kuning di kasur 

Sebelum mulai membersihkan, ada beberapa langkah yang sebaiknya dilakukan agar proses pembersihan lebih maksimal:

Cara menghilangkan noda kuning dengan hidrogen peroksida dan soda kue

Metode ini cukup populer karena menggunakan bahan rumah tangga yang mudah ditemukan. Berikut langkah-langkahnya:

  • Campurkan 240 ml air, 240 ml hidrogen peroksida, dan 2-3 tetes sabun cuci piring bening ke dalam botol semprot.
  • Taburkan soda kue di area kasur yang bernoda dan biarkan selama 15 menit.
  • Sedot debu soda kue dengan vacuum cleaner.
  • Semprotkan larutan pembersih pada noda hingga terasa lembap.
  • Taburkan kembali soda kue di atas noda, lalu diamkan minimal beberapa jam atau semalaman.
  • Gunakan sikat gigi bekas atau sikat berbulu kaku untuk menggosok noda perlahan.
  • Sedot debu soda kue dengan vacuum, lalu lap kasur dengan kain lembap diikuti kain kering.
  • Ulangi jika noda belum hilang sepenuhnya.
  • Biarkan kasur benar-benar kering sebelum dipasang seprai kembali.

Metode ini efektif untuk noda kuning ringan hingga sedang. Namun, pastikan selalu mengetes larutan pada bagian kecil kasur agar tidak merusak bahan.

Cara menghilangkan noda kuning pada bantal

Tidak hanya kasur, bantal juga sering terkena noda kuning. Untuk bantal yang bisa dicuci, cukup ikuti instruksi pada label dan gunakan mesin cuci.

Jika tidak bisa dicuci dengan mesin, gunakan metode serupa dengan kasur, yakni menggunakan arutan hidrogen peroksida, sabun, dan soda kue.

Untuk mengatasi bau pada bantal, tambahkan beberapa tetes minyak esensial seperti lavender atau peppermint ke dalam larutan pembersih.

Bisa juga membuat semprotan pengharum alami dari campuran air, alkohol, dan minyak esensial untuk menyegarkan bantal.

Jika bantal sudah berusia lebih dari 2-3 tahun, bau tidak hilang, atau bentuknya sudah berubah, sebaiknya ganti dengan yang baru demi kenyamanan tidur.

Tips mencegah noda kuning pada kasur

Agar tidak perlu sering melakukan pembersihan mendalam, pencegahan adalah kunci. Berikut tips yang bisa dilakukan:

  • Gunakan pelindung kasur (mattress protector) untuk menahan keringat dan minyak tubuh.
  • Pilih pelindung yang tahan air untuk perlindungan ekstra.
  • Cuci seprai dan sarung bantal minimal seminggu sekali.
  • Taburkan soda kue di permukaan kasur setiap beberapa bulan untuk menyerap kelembapan dan bau.
  • Segera bersihkan noda yang baru muncul agar tidak menumpuk.

https://www.kompas.com/homey/read/2025/09/05/173000676/cara-menghilangkan-noda-kuning-di-kasur-dan-bantal

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com