Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

4 Area di Kebun yang Tidak Boleh Ditaburkan Ampas Kopi

Namun, ada beberapa area di kebun yang tidak boleh ditaburkan ampas kopi lantaran memberikan lebih banyak kerugiannya daripada manfaatnya.

Menurut para pakar tanaman, di sekitar bibit tanaman dan lapisan tanah yang lebih tebal menjadi beberapa area penting yang harus dihindari menggunakan ampas kopi di kebun. 

Untuk menghindari kesalahan berkebun, berikut beberapa area di kebun yang tidak boleh ditaburkan ampas kopi seperti dilansir dari Ideal Home, Senin (8/9/2025).

"Meski ampas kopi dapat bermanfaat di beberapa bagian kebun, kami tidak menyarankan meletakkannya langsung di sekitar benih atau bibit kecil," ujarnya.

Ampas kopi dapat menghambat pertumbuhan benih, bahkan mencegahnya berkecambah sama sekali.

Selain itu, pH asam ampas kopi tidak cocok untuk bibit yang rapuh dan menambahkannya ke tanah merupakan penyebab umum benih tidak berkecambah, jadi hal ini jelas harus dihindari. 

Tanah tebal

Selanjutnya, area di kebun yang tidak boleh ditaburkan ampas kopi adalah bagian tanah yang tebal. Jika ada area di kebun yang tanahnya cukup padat dan rentan tergenang air, sebaiknya hindari menambahkan ampas kopi ke dalam campuran.

Para ahli memperingatkan ampas kopi akan semakin mempersulit perbaikan halaman yang tergenang air.

"Kami tidak menyarankan penggunaan ampas kopi sebagai mulsa," ucap Mark Sage, pakar hortikultura di B&Q.

Menggunakan ampas kopi hingga menutupi tanah dengan tebal dapat menggumpal dan menyulitkan penetrasi air. 

Ada beberapa jenis mulsa lain yang dapat digunakan, termasuk mulsa daun, kulit kayu, dan potongan rumput, yang akan meningkatkan retensi air tanah serta menyediakan nutrisi bagi tanaman. Tinggalkan ampas kopi untuk menghentikan tupai mencuri pakan burung. 

Di sekitar tanaman tertentu

Memang benar harus menghindari meletakkan ampas kopi di dekat bibit tanaman apa pun, tetapi ada varietas tanaman tertentu yang perlu diperhatikan, bahkan ketika sudah dewasa.

"Menempatkan ampas kopi di tanah berpotensi memperbaiki tanah menjadi lebih asam daripada yang disukai banyak tanaman," jelas Morris Hankinson, Direktur Hopes Grove Nurseries.

Menaburkan ampas kopi sedikit di sekitar tanaman yang menyukai tanah asam mungkin bermanfaat, tetapi hindari tanaman yang menyukai pH tanah netral hingga basa. 

Tanaman yang harus dihindari, antara lain lavender, rosemary, ceanothus, dan geranium tahan banting.

Tempat favorit hewan peliharaan

Terakhir, area di kebun yang tidak boleh ditaburkan ampas kopi adalah tempat favorit hewan peliharaan atau tempat yang mungkin sering dikunjungi sahabat bulu.

Jika telah meluangkan waktu menciptakan taman yang ramah anjing atau ruang luar ruangan yang cocok untuk semua jenis hewan peliharaan, ampas kopi perlu digunakan dengan hati-hati.

"Bila memiliki hewan peliharaan, berhati-hatilah tidak meninggalkan ampas kopi di tempat yang mudah dijangkau hewan peliharaan karena kafein dapat berbahaya jika tertelan," Julian dari British Garden Centres memperingatkan.

Ini bukan berarti kamu tidak bisa menggunakan sisa ampas kopi di kebun jika memiliki hewan peliharaan. Bersikaplah strategis dan letakkan di area yang kamu tahu tidak akan dijangkau hewan peliharaan. 

Ampas kopi dapat membantu mencegah tikus masuk ke kebun, bahkan mengusir nyamuk dan kutu.

"Ampas kopi ideal untuk mengusir siput dan bekicot dari tanaman, berkat kandungan kafein dan teksturnya yang berpasir, yang tidak disukai mereka untuk dijelajahi," tambah Julian.

Ampas kopi juga dipercaya dapat mengusir semut karena aromanya yang kuat mengganggu jejak aroma semut dan akan menjauhkannya dari tanaman. 

Tanaman apa yang paling menyukai ampas kopi?

Menurut Morris, tanaman terbaik untuk memanfaatkan ampas kopi adalah tanaman yang menyukai asam, seperti hydrangea, blueberry, azalea, rhododendron, dan camelia.

Cara terbaik memanfaatkannya adalah mengomposkannya dan menggunakan campuran tersebut di sekitar tanaman. 

Tanaman lain yang menyukai ampas kopi, antara lain mawar, lily of the valley, dan hosta. Bunga-bunga ini merespons baik terhadap peningkatan nitrogen yang diberikan ampas kopi.

Mengetahui area di kebun yang tidak boleh ditaburkan ampas kopi akan memberikan semua tanaman perawatan terbaik yang dibutuhkan untuk tumbuh subur. 

https://www.kompas.com/homey/read/2025/09/08/080500576/4-area-di-kebun-yang-tidak-boleh-ditaburkan-ampas-kopi

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com