Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

10 Warna Lemari Dapur yang Tidak Akan Ketinggalan Zaman

Ada banyak pilihan warna cat untuk lemari dapur, dari netral lembut, warna pastel, warna tanah, warna permata, hingga warna gelap dan kalem. 

Semua warna itu bagus untuk lemari dapur, tapi penting memilih warna yang dapat bertahan lama sehingga tidak perlu mengecat berulang-ulang serta cocok dengan desain dapur. 

Nah, dilansir dari The Spruce, Kamis (18/9/2025), berikut sejumlah warna lemari dapur yang tidak akan ketinggalan zaman.

Hijau zaitun tanah

Mengecat lemari dapur dengan hijau zaitun tanah denganan sentuhan kuning dapat menambahkan sentuhan warna berani dan netral agar tidak terkesan berlebihan.

Cathie Hong Interiors mendefinisikan lemari dapur dengan warna hijau zaitun dapat melengkapi dinding putih dan backsplash marmer di dapur rumah modern pertengahan. 

Terakota cerah

Selanjutnya, warna lemari dapur yang tidak akan ketinggalan zaman adalah terakota cerah. Cat terakota cerah akan menambahkan sentuhan oranye tanah yang menyegarkan ke dapur. 

Fantastic Frank menghiasi dinding dan kabinet dari lantai hingga langit-langit dengan warna terakota yang senada untuk tampilan modern.

Perangkat keras bernuansa emas dan meja dapur putih menambah kesan bercahaya. 

Kuning mentega lembut

Tambahkan sentuhan warna halus ke dapur netral yang cerah dengan memilih warna kuning mentega lembut untuk lemari dapur.

Dapur Skandinavia dari Fantastic Frank ini memiliki kabinet kuning mentega yang menambahkan kehangatan dan energi pada dapur yang netral tanpa mendominasi desainnya yang ramping. 

Sandy beige 

Sandy beige juga menjadi warna lemari dapur yang tidak akan ketinggalan zaman. Tambahkan sentuhan halus pada dapur netral dengan mengecat kabinet berwarna sandy beige.

Whittney Parkinson Design mengecat kabinet atas dan bawah serta pintu pantry dapur bergaya perdesaan Inggris tradisional dengan warna krem hangat yang dipadukan dengan dinding putih lembut, paduan warna kayu, dan backsplash batu abu-abu. 

Blythe Interiors mengecat kabinet dinding dan kitchen island dengan warna biru dongker yang sama, lalu memadukannya dengan meja dapur dan dinding putih serta sentuhan akhir berwarna perak untuk menciptakan nuansa bersih serta modern.

Coklat tua  

Warna lemari dapur yang tidak akan ketinggalan zaman berikutnya adalah coklat tua. Lemari dapur berwarna coklat tua yang kaya dapat menciptakan nuansa ceria, hangat, dan mengundang.

Ashley Montgomery Design memadukan kabinet coklat tua dengan aksen perunggu tua dan backsplash kayu bernoda gelap di dapur yang nyaman ini. 

Rangkaian tanaman di jendela di atas wastafel dapur menjadi pelengkap yang sempurna.

Coklat muda

Jessica Nelson Design memilih warna coklat muda untuk lemari dasar dan lis jendela, kemudian mengecat dinding shiplap dengan warna putih pudar untuk sentuhan warna lembut yang melengkapi dekorasi bergaya rumah pertanian.  

Warna coklat muda dipilih lantaran menjadi warna lemari dapur yang tidak akan ketinggalan zaman. 

Blush pink 

Blush pink adalah warna segar dan membangkitkan suasana hati yang serasi dengan sentuhan akhir netral.

Lemari dapur blush pink dapat menciptakan suasana lembut serta menambahkan nuansa hangat pada ruangan. 

Hijau sage

Terakhir, warna lemari dapur yang tidak akan ketinggalan zaman adalah hijau sage. Kabinet hijau sage akan memberikan nuansa menenangkan dan alami pada dapur, yang menghadirkan nuansa alam bebas ke dalam ruangan.

Ashley Montgomery Design memadukan lemari hijau sage dengan perangkat keras dapur kuningan yang menambahkan warna lembut pada ruangan netral dengan sentuhan akhir meja kuarsa dan dinding shiplap putih. 

https://www.kompas.com/homey/read/2025/09/18/113013376/10-warna-lemari-dapur-yang-tidak-akan-ketinggalan-zaman

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com