KOMPAS.com – Lemari pakaian yang tercium bau lembap dan apek setiap kali dibuka bisa menjadi tanda adanya kelembapan yang terperangkap di dalamnya.
Kondisi ini kerap terjadi karena lemari merupakan ruang tertutup, jarang terpapar sinar matahari, dan minimnya ventilasi pada lemari sehingga kelembapan dan jamur mudah menumpuk dalam waktu singkat.
Jika dibiarkan, bau tak sedap ini bukan hanya mengganggu, tetapi juga dapat merusak serat pakaian dan memicu pertumbuhan jamur.
Kabar baiknya, ada beberapa cara sederhana yang bisa kamu lakukan untuk mencegah masalah ini.
Dilansir dari laman Southern Living pada Selasa (30/12/2025) berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar lemari tetap kering dan segar.
Tambahkan baking soda
Baking soda sudah terbukti ampuh dalam membersihkan kulkas dan perabot rumah tangga. Cara yang sama bisa kamu coba untuk menghilangkan bau lembab dan apek pada lemari pakaian.
Cukup letakkan baking soda pada wadah kecil yang terbuka dan letakkan wadah tersebut di dalam lemari.
Cara ini memungkinkan zat yang ada pada baking soda menyerap kelembapan dan bau apek di lemari.
Jemur pakaian di luar lemari
Beberapa jenis pakaian berbahan halus memang rentan menyusut jika terkena panas pengering yang berlebihan.
Namun, itu bukan alasan untuk menyimpan pakaian dalam kondisi lembap di dalam lemari. Baik pakaian halus maupun jenis lainnya, menyimpannya saat masih basah, entah karena belum kering sempurna atau keterbatasan ruang justru dapat memicu bau apek, jamur.
Meski praktis dan hemat tempat, cara ini berisiko menimbulkan bau apek di dalam lemari. Ruang lemari yang sempit, minim cahaya, dan kurang ventilasi membuat bakteri serta jamur mudah berkembang dan terperangkap.
Untuk mencegah hal ini terjadi, sebaiknya gantung pakaian yang belum kering sempurna di luar lemari, buat area penyimpanan tersendiri untuk mengeringkan pakaian agar kering sempurna tanpa terkena panas berlebih.
Cuci pakaian dengan rutin
Langkah berikutnya untuk mencegah lemari berbau apek adalah melakukan pencucian pakaian secara rutin, terutama pakaian yang jarang digunakan.
Penyimpanan terlalu lama dapat memicu munculnya bau, karena beberapa jenis kain mudah menyerap aroma.
Ditambah dengan sirkulasi udara lemari yang minim, kondisi ini dapat membuat lemari lembap dan menyebabkan pakaian yang jarang dipakai menjadi sumber bau apek.
Selain itu, kamu perlu menjemur jaket tebal, pakaian formal, dan perlengkapan olahraga di bawah sinar matahari tidak langsung selama beberapa jam untuk menghilangkan bakteri dan menyegarkan aromanya.
Bersihkan lemari dan tambahkan pengharum ruangan
Langkah terakhir yang bisa kamu lakukan untuk menyingkirkan bau lembab dan apek pada lemari yaitu membersihkan lemari sebagai sumber penyebab bau. Rapikan setidaknya tiga bulan sekali, semakin rapi lemari semakin segar baunya.
Lakukan pembersihan secara menyeluruh, pilih barang-barang yang sudah tidak terpakai, kelompokan sesuai jenisnya, dan tambahkan kamper atau pengharum ruangan.
Gantung beberapa pengharum ruangan sekaligus jika diperlukan untuk menghadirkan aroma segar saat membuka lemari.
Periksa dinding ruangan
Jika sudah melakukan berbagai hal yang telah disebutkan di atas, tapi lemari pakaian kamu masih bau lembab dan apek, kamu perlu bergeser sedikit ke area dinding ruangan tempat kamu meletakkan lemari pakaian.
Beberapa faktor seperti, cat dinding yang mengelupas atau lapisan pelindung antijamur yang rusak dapat memicu munculnya jamur dan meningkatkan kelembapan.
Kondisi ini membuat dinding menjadi lembap, memengaruhi suhu ruangan, dan pada akhirnya memperparah kelembapan di dalam lemari pakaian. Akibatnya, bau apek muncul lebih cepat dan jamur pun lebih mudah tumbuh.
https://www.kompas.com/homey/read/2025/12/30/190000076/5-cara-ampuh-cegah-bau-apek-lemari-pakaian-langsung-segar