Angin dapat membawa kerusakan pada tanaman hias indoor karena beberapa tanaman sensitif terhadap udara dingin atau kering.
Kerusakan tersebut meliputi tanaman layu, daun rontok daun, hingga mati.
Nah, dikutip dari Homes and Gardens, Selasa (24/2/2026), berikut sejumlah tanda tanaman hias rusak karena angin dan cara mengatasinya.
Alex Kantor, Presiden Perfect Plants Nursery–-perusahaan tanaman hias yang berbasis di Amerika Serikat (AS)--menjelaskan tanaman hias yang sebelumnya sehat tiba-tiba menggugurkan daun hijau yang sehat itu bisa disebabkan fluktuasi suhu.
Banyak varietas tanaman ficus atau spesies jeruk indoor yang terpengaruh fluktuasi suhu, khususnya tanaman yang diletakkan di dekat jendela atau pintu masuk.
"Perubahan suhu yang tiba-tiba, baik dingin maupun panas, dapat membuat tanaman stres. Hal ini mengakibatkan perubahan fisiologis yang menyebabkan daun rontok, mirip ketika tanaman tidak menerima cukup cahaya atau kekurangan air," kata Paris Lalicata, Kepala Edukasi Tanaman di The Sill.
Untuk mengatasinya, pindahkan tanaman hias ke area yang tidak berangin yang suhunya lebih stabil. Pemangkasan ringan dapat dilakukan untuk menghilangkan batang yang terlalu panjang, tapi tetap perhatikan kondisi tanaman.
Ujung daun menguning
Selanjutnya, tanda tanaman hias rusak karena angin adalah ujung daun menguning.
Justine Kandra, ahli hortikultura di Kemper Center for Home Gardening yang berdomisili di AS, mengatakan angin dingin dapat merusak tanaman hias indoor dengan dua cara.
Pertama, suhu dingin dapat merusak sel-sel tanaman hingga menganggu pertumbuhannya dan menyebabkan tanda-tanda kerusakan, seperti daun hitam dan lembek.
Kedua, pergerakan udara di atas daun dapat mempercepat transpirasi (hilangnya kadar air dalam bentuk uap) melalui permukaan daun yang biasanya menyebabkan tepi daun berubah menjadi coklat.
"Tanaman yang diletakkan di dekat ventilasi atau jendela yang berangin sering kali menunjukkan tepi atau ujung daun yang kering dan berwarna coklat, sementara bagian sebaliknya tetap hijau," kata Alex.
Untuk mengatasi ini, Justine menyarankan menghilangkan angin dingin dengan menutup celah di jendela terlebih dahulu.
Jika tidak memungkinkan, pindahkan tanaman hias dalam ruangan menjauh dari angin.
Untuk mengatasinya, tempatkan tanaman tersebut di tempat yang dengan suhu yang stabil untuk mencegah kerusakan akibat angin.
"Tanaman yang letaknya dekat jendela seringkali menjadi penyebabnya. Meningkatkan isolasi atau memindahkan tanaman dari permukaan atau area yang dingin dapat membantu tanaman pulih," kata Alex.
Daun menguning, coklat, dan kering
Tanda tanaman hias rusak karena angin berikutnya adalah perubahan pada daun. Daun yang awalnya hijau bisa menjadi kuning atau coklat dan kering.
Masalah ini tidak hanya disebabkan penyiraman berlebihan dan kurangnya cahaya, tapi juga tanaman yang berada dekat aliran udara dingin atau sebaliknya terlalu dekat dengan ventilasi pemanas.
Namun, jika daun terkena dampak terkonsentrasi di satu sisi tanaman dan sisi itu menghadap angin, kemungkinan besar kerusakan tersebut disebabkan kondisi berangin," imbuh Justine.
Cara mengatasinya dapat dilakukan dengan memeriksa lokasi tanaman serta tingkat kelembapan tanah. Melakukan pemangkasan daun dan sebaiknya pindahkan tanaman ke tempat lain.
Pertumbuhan terhambat
Menurut Samantha Adler, pendiri Houseplant Concierge, meski gejalanya tidak dapat dilihat dengan jelas dibanding tanda lain, tapi terganggunya pertumbuhan tanaman secara umum dapat disebabkan kerusakan akibat angin kencang.
Tunas yang mulai muncul berhenti tumbuh dan tidak mekar," kata Samantha.
Kamu dapat mengatasinya dengan memindahkan tanaman ke tempat lebih hangat dan biarkan beradaptasi.
Jika daun tampak layu, pangkas daun tersebut. Siram sedikit, tetapi secara teratur dengan air bersuhu ruangan dan biarkan tanaman terus beradaptasi.
Setelah mulai terliihat tanda-tanda tanaman pulih, tambahkan pupuk cair untuk membantu merangsang pertumbuhan dan pembentukan tunas.
Daun layu atau rapuh
Terakhir, tanda tanaman hias rusak karena angin adalah daun layu atau rapuh.
"Daun layu adalah salah satu tanda kerusakan akibat angin yang paling mencolok. Kamu akan memperhatikan bahwa tanaman menjadi sangat rapuh dan mudah patah atau retak," ucap Samantha.
Samantha menyarankan mengatasinya dengan memindahkan tanaman dari tempat berangin. Pangkas daun atau batang yang rapuh serta pastikan tanaman mendapatkan air cukup dan biarkan tanaman beradaptasi.
"Kerusakan akibat angin sering kali tidak terlalu kentara pada awalnya. Namun, memperbaiki aliran udara dan suhu sejak dini dapat mencegah kerusakan jangka panjang pada tanaman hias," kata Alex.
Di sisi lain, Paris menambahkan beberapa spesies, misalnya, tanaman lidah mertua, cast iron, dan beberapa kaktus dan hoya yang dapat mentoleransi suhu rendah.
"Namun, tanaman lain, seperti dracaena, peperomia, dan pilea, lebih rentan terhadap kerusakan akibat dingin dan harus selalu berada di ruangan dengan suhu stabil,” kata Paris.
"Tanaman lain yang sangat rentan terhadap kerusakan akibat angin dingin, antara lain pakis, anggrek, kembang sepatu, dan jeruk," tambah Justine.
https://www.kompas.com/homey/read/2026/02/24/183444776/6-tanda-tanaman-hias-rusak-karena-angin-dan-cara-mengatasinya