KOMPAS.com - Menata ruang tamu tidak hanya soal memilih sofa terbaik, tetapi juga bagaimana menempatkannya. Banyak orang masih terbiasa menaruh sofa menempel ke dinding, padahal posisi ini ternyata bisa memengaruhi suasana ruangan secara keseluruhan.
Dikutip dari Ideal Home, berbagai ahli interior sering memberikan satu saran yang sama, cobalah memindahkan sofa menjauh dari dinding, bahkan untuk ruang berukuran kecil.
Penataan ini dinilai mampu membuat ruang tamu terasa lebih hidup sekaligus terencana dengan baik.
Cara Menata Sofa di Ruang Tamu
Menempatkan sofa sedikit menjauh dari dinding dapat memberikan ilusi ruang yang lebih luas. Hal ini karena adanya jarak di belakang sofa menciptakan kesan kedalaman visual, sehingga ruangan tidak terlihat datar.
Pendiri See Your Place, Jo Lane, menjelaskan bahwa cara menata sofa di ruang tamu ini justru membuat suasana ruang tamu terasa lebih nyaman dan ramah.
Menurut dia, pengaturan sofa yang tidak menempel dinding dapat mendekatkan posisi duduk antar penghuni, sehingga menciptakan suasana yang lebih intim. Selain itu, ruang di belakang sofa membuat batas ruangan seolah-olah lebih luas dari ukuran sebenarnya.
Memindahkan sofa dari dinding juga membantu memperlancar sirkulasi area dalam ruangan. Sehingga menurut banyak para pakar desain interior, posisi sofa nempel tembok kurang disarankan.
Dengan posisi ini, alur pergerakan atau sirkulasi di dalam ruang menjadi lebih lancar. Selain itu, pemilik rumah juga memiliki lebih banyak opsi dekorasi, seperti menambahkan meja kecil, lampu, atau karya seni di belakang sofa.
Penataan tersebut membuat ruang tamu terasa lebih dinamis dan tidak monoton.
Seberapa Jauh Sofa Harus Dipindahkan?
Tidak ada aturan pasti mengenai jarak ideal sofa dari dinding. Hal ini sangat bergantung pada ukuran dan bentuk ruang tamu.
Desainer Noor Charchafchi dari Celine Interior Design menyebutkan bahwa pada ruang kecil, memindahkan sofa beberapa inci saja sudah bisa memberikan perubahan signifikan.
Sementara pada ruang yang lebih besar, sofa bahkan bisa ditempatkan lebih ke tengah untuk membentuk zona tertentu.
Bilal Rehman juga menyarankan jarak sekitar 6 hingga 12 inci dari dinding jika memungkinkan. Jarak kecil ini dinilai cukup untuk "memberi napas" pada furnitur sekaligus melembutkan tampilan tepi ruangan.
Pada ruang yang luas, sofa bahkan bisa diletakkan sepenuhnya menjauh dari dinding untuk menciptakan area percakapan yang lebih fokus atau mengarahkan pandangan ke titik utama seperti jendela, perapian, atau elemen desain lainnya.
Tidak Selalu Cocok untuk Semua Ruangan
Meski demikian, aturan menata sofa di ruang tamu maupun ruang keluarga ini tidak selalu bisa diterapkan di semua kondisi.
Pada ruang yang sangat sempit, memindahkan sofa dari dinding justru bisa mengganggu jalur berjalan dan membuat ruangan terasa sesak.
Dalam situasi seperti ini, menempatkan sofa lebih dekat ke dinding bisa menjadi pilihan yang lebih bijak.
Selain itu, jenis sofa juga berpengaruh. Sofa sudut yang bentuk belakanganya segi tiga, misalnya, lebih cocok ditempatkan menempel ke dinding karena bentuknya yang memanfaatkan sudut ruangan.
https://www.kompas.com/homey/read/2026/03/24/111620676/ternyata-posisi-sofa-bisa-mengubah-suasana-rumah-ini-penjelasannya