Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Penyakit Panleukopenia pada Kucing, Gejala dan Penanganannya

Kompas.com, Diperbarui 22/09/2021, 18:43 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Pada beberapa kucing, demam akan datang dan pergi dan tiba-tiba turun ke tingkat yang lebih rendah dari biasanya sesaat sebelum kematian. Pada anak kucing, virus juga bisa merusak otak dan mata.

Baca juga: Apakah Induk Kucing Mengenali Anak-anaknya?

Kucing hamil yang terinfeksi virus dan menjadi sakit, meskipun tidak tampak sakit parah, dapat menggugurkan atau melahirkan anak kucing dengan kerusakan parah pada otak kecil, bagian otak yang mengoordinasikan saraf, otot, dan tulang.

Ilustrasi kucing ras Cornish Rex.SHUTTERSTOCK/MARINA SHANTI Ilustrasi kucing ras Cornish Rex.

Anak kucing ini terlahir dengan sindrom yang disebut feline cerebellar ataksia, dan gerakannya disertai dengan gemetar yang parah.

Panleukopenia kucing dapat dicurigai berdasarkan riwayat terpapar kucing yang terinfeksi, kurangnya vaksinasi, dan tanda penyakit yang terlihat.

Kemungkinan pemulihan dari panleukopenia pada anak kucing yang terinfeksi berusia kurang dari delapan minggu cenderung sulit. Kucing yang lebih tua memiliki peluang lebih besar untuk bertahan hidup jika perawatan yang memadai segera diberikan.

Baca juga: Kapan Kucing Harus Divaksin? Berikut Ini Panduannya

Karena virus penyebab panleukopenia tak ada obatnya, perawatan intensif sangat penting untuk mendukung kesehatan kucing dengan obat dan cairan sampai tubuh dan sistem kekebalannya sendiri dapat melawan virus. Tanpa perawatan seperti itu, kemungkinan kematian bisa mencapai 90 persen.

Perawatan berfokus pada perbaikan dehidrasi, pemberian nutrisi, dan pencegahan infeksi sekunder.

Jika kucing bertahan selama lima hari, peluangnya untuk pulih sangat meningkat. Isolasi ketat dari kucing lain diperlukan untuk mencegah penyebaran virus.

Kucing lain yang mungkin telah bersentuhan dengan kucing yang terinfeksi, atau bersentuhan dengan benda atau orang yang melakukan kontak dekat dengan kucing yang sakit, harus dipantau dengan cermat untuk melihat tanda-tanda penyakit yang terlihat.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau