Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 10 Maret 2021, 21:06 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAS.com - Kamar tidur harus didesain sebaik mungkin, supaya ketika beristirahat, mendapatkan perasaan yang nyaman dan bisa bangun dengan tubuh yang lebih segar.

Namun, jika Anda bangun dengan perasaan lebih lelah, daripada saat sebelum tidur pada malam hari, atau sakit kepala, hidung tersumbat, atau sakit tenggorokan, ada beberapa yang harus diperbaiki dari kamar tidur Anda.

Dilansir dari The Spruce, Rabu (10/3/2021), ada beberapa hal di dalam kamar tidur yang menyebabkan Anda sakit dan seharusnya segera diatasi.

Baca juga: Panduan Memaksimalkan Ruangan di Kamar Tidur Kecil

1. Bantal

Setelah hari yang panjang dan melelahkan, Anda mungkin akan menghela napas lega saat kepala menyentuh bantal.

Sayangnya, bantal dengan cepat menumpuk zat perusak kesehatan yang berlebihan seperti bakteri, spora jamur, dan tungau debu, yang menyebabkan gejala alergi seperti sakit tenggorokan, sakit kepala, dan hidung tersumbat.

Bantal harus diganti setidaknya sekali setahun jika bantal tersebut tidak bisa dicuci. Gunakan sarung anti alergi untuk melindungi bantal Anda, dan ganti sarung bantal setiap beberapa hari.

Jika bukan gejala alergi, tetapi sakit kepala, leher kaku, atau bahu sakit yang mengganggu Anda di pagi hari, bantal Anda masih bisa menjadi penyebabnya.

Baca juga: Mengapa Bantal Harus Dicuci Secara Rutin? Ini Penjelasannya

Seiring waktu, bantal kehilangan penyangga dan bentuknya, membuat kepala Anda tidak sejajar dengan tulang belakang Anda.

Jika bantal Anda tidak kembali ke bentuk aslinya setelah dilipat menjadi dua, atau bantal busa dengan lekukan kepala Anda terukir secara permanen di tempatnya, sekarang saatnya untuk diganti.

2. Tanaman

Meskipun tanaman hias menambahkan daya tarik warna-warni yang kuat ke kamar tidur Anda dan dapat membantu memurnikan udara.

Namun, jika Anda cenderung terlalu banyak menyiraminya, tanaman tidak hanya akan mati karena busuk akar, tetapi kemungkinan besar tanahnya akan menjadi rumah bagi jamur dan spora yang dapat memicu gejala alergi pada mereka yang rentan terhadap asma atau alergi udara.

Solusinya sederhana jika bagian atas tanahnya kering, dan jangan pernah membiarkannya tergenangi di nampan berisi air.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau