Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, Diperbarui 27/04/2023, 18:11 WIB
Dian Reinis Kumampung,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

Ilustrasi anjing Barbet.Shutterstock/mazarekic Ilustrasi anjing Barbet.

1. Mendinginkan

Dilansir The Spruce Pets, walaupun anjing tidak kepanasan, sahabat berbulu ini akan terengah-engah karena berolahraga. Ini seperti cara manusia bernapas dengan berat saat melakukan latihan aerobik.

Namun, terengah-engah juga merupakan cara utama anjing untuk menenangkan diri karena tidak berkeringat seperti manusia.

Meskipun anjing mengeluarkan sedikit keringat dari bantalan kakinya, hal ini tidak cukup untuk mendinginkannya. Sebaliknya, anjing mendinginkan diri melalui mulut.

Baca juga: 7 Penyebab Mata Anjing Memerah, Harus Bagaimana?

Ilustrasi anjing Shiba inu.Shutterstock/OlesyaNickolaeva Ilustrasi anjing Shiba inu.

Terengah-engah memungkinkan anjing melepaskan panas dan menukarnya dengan udara yang lebih sejuk. Seperti yang kamu bayangkan, ini bukanlah proses yang sangat efisien. Ini bahkan kurang efisien untuk anjing berwajah pendek (seperti bulldog atau pug).

Itulah mengapa anjing mulai terengah-engah bahkan ketika tubuhnya terasa sedikit hangat. Semakin panas seekor anjing, semakin intens ia terengah-engah.

Terkadang, terengah-engah berat disertai dengan air liur dan kemerahan pada lidah dan gusi.

Seiring dengan perilaku terengah-engah yang dalam, tanda peringatan panas berlebih pada anjing bisa dilihat dari lidah dan gusi merah cerah, mata lebar, kelemahan, dan penampilan lidah yang memanjang.

Baca juga: 5 Jenis Anjing Peliharaan yang Mirip Serigala

Lakukan langkah-langkah untuk mencegah kepanasan dengan menjaga anjing tetap dingin dan meminimalkan paparan panas.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau