Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hindari 5 Kesalahan Dekorasi Ini agar Rumah Tidak Berantakan

Kompas.com, 26 April 2021, 17:21 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Mendapati keadaan rumah yang berantakan tentu membuat kesal. Membereskan rumah sepertinya menjadi kegiatan yang tak pernah selesai dilakukan. Sudah berkali-kali dirapikan, tapi rumah rasanya masih terlihat berantakan.

Hemmm…bisa jadi kesalahannya ada pada di dekorasi ruangan atau rumahmu sendiri. Cara penataan dan dekorasi ruangan juga berpengaruh terhadap kerapian hunian secara keseluruhan. Kesalahan dekorasi dapat membuat ruang tampak berantakan.

Untuk mengatasinya, kamu dapat menghindari kesalahan dekorasi yang membuat ruangan berantakan di bawah ini dilansir dari laman Readers Digest, Senin (26/4/2021). 

Baca juga: Ternyata, Barang-barang Ini yang Menyebabkan Rumah Berantakan

Seni Dinding Terlihat Serampangan

Karya seni yang ditempatkan secara acak atau berukuran tidak tepat dapat membuat seluruh ruangan terlihat kacau. “Sangat penting memilih bagian yang disesuaikan dengan ukuran dinding tempat Anda meletakkannya,” kata Marissa Sauer, desainer interior dan pendiri Design MACS.

Sauer mengatakan potongan yang terlalu kecil bisa terlihat agak acak. Sebaliknya, potongan yang terlalu besar bisa membuat ruangan terlihat kecil dan berantakan. Ia merekomendasikan agar setiap karya seni berhubungan secara istimewa dengan hal lain di ruangan.

Misalnya, jika memiliki sofa setinggi 150 sentimeter, pilih lukisan atau hiasan dinding setinggi 120 sentimeter. “Seni harus berhubungan dengan sesuatu,” katanya. 

Baca juga: 4 Cara agar Kamar Tidur Tidak Mudah Berantakan

Memilih Furnitur dengan Perawatan Tinggi

Hindari menggunakan furnitur atau peralatan yang membutuhkan perawatan banyak seperti furnitur kayu berwarna gelap karena debu akan lebih terlihat di sana. Begitu pun hindari dekorasi banyak kaca atau cermin dalam ruangan karena kaca rentan kotor dan kerap disentuh tangan sehingga kamu harus rutin membersihkannya. 

Selain itu, tempat kaca pada posisi yang aman dan tepat seperti di pinggir ruangan agar terlihat tertata atau rapi. Perhatikan pula bagian-bagian di rumah yang paling cepat berantakan serta bersihkan bagian tersebut terlebih dahulu. 

Baca juga: 4 Kebiasaan yang Membuat Rumah Semakin Berantakan

Warna Dinding Terlihat Kuno

Dengan tren warna saat ini yang condong ke tampilan yang terang dan lapang, dinding dengan tone gelap atau kecokelatan bisa terasa kuno dan kotor. Orang sering kali menghubungkan hal-hal yang lebih tua dengan hal-hal lebih berantakan.

Akibatnya, ruangan terlihat tidak tertata. “Bukan berarti warna tersebut buruk. Itu hanya terasa agak kuno,” ucap Sauer.

Tidak Menyembunyikan Kabel 

Pemandangan kabel listrik yang terlihat atau tergeletak di lantai tanpa disadari dapat membuat ruangan tampak berantakan. Segera identifikasi semua titik di rumah yang terdapat kabel dan cari cara kreatif untuk menyembunyikannya. 

Baca juga: 7 Cara Mudah agar Rumah Tidak Berantakan

Misalnya, sembunyikan kabel tersebut di balik dekorasi, soket ekstensi komputer dapat digantung pada keranjang di bawah meja, serta kabel charger handphone atau lainnya yang tidak digunakan simpan dalam laci.

Ukuran Karpet Salah

Karpet menjadi satu dari banyak elemen dekorasi yang dapat mempercantik dan membuat ruangan terlihat lebih tertata. Namun, ukuran karpet yang salah seperti lebih besar atau kecil dapat membuat ruangan tampak berantakan. 

Baca juga: 9 Hal yang Membuat Rumah Tampak Kotor dan Berantakan Terus

Begitu juga peletakkan karpet turut mempengaruhi kerapian ruangan. Untuk menyatukan ruang tamu dan membuat furnitur terlihat seperti satu unit atau saling terkait pastikan kaki depan bagian sofa atau tempat duduk berada di atas karpet.

Sofa dan Bantalnya Terlihat Datar

Sofa beserta bantalnya menjadi salah satu furnitur yang turut mempengaruhi dekorasi rumah. Model dan desain sofa yang biasa-biasa saja, ditambah sarung bantal sofa yang kusut, rusak, dan kusam, membuat penataan seperti apa pun akan terlihat berantakan. 

Baca juga: 5 Kesalahan Ini Bikin Laci Dapur Semakin Berantakan

Rapikan semuanya dan pastikan jok sofa dalam kondisi prima. Bila cukup budget, kamu dapat mengganti sofa baru dengan desain kekinian serta pilih sarung bantal sofa dengan warna-warna cerah dan motif menarik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau