Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Kesalahan dalam Mencuci Pakaian yang Harus Dihentikan Segera

Kompas.com, 29 April 2021, 07:23 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Mencuci pakaian dengan mesin cuci memang mudah dan praktis. Namun, bukan berarti Anda bisa mencuci pakaian tanpa kecermatan.

Sebab, jika Anda teledor dalam mencuci pakaian dengan mesin cuci, bisa saja pakaian Anda malah menjadi rusak. Oleh sebab itu, cermatlah dalam menggunakan mesin cuci.

Dilansir dari Real Simple, Kamis (29/4/2021), berikut beberapa kesalahan dalam mencuci pakaian dengan mesin cuci yang harus dihentikan segera.

Baca juga: Tips Mencuci Pakaian dengan Tangan agar Pakaian Bersih dan Awet

1. Terlalu semangat menggosok noda

Menggosok noda pada pakaian terlalu keras dapat memperparah noda dan mungkin mengikis kain. Sebaliknya, gosok dengan lembut dan menggunakan metode yang benar.

Atasi noda secepat mungkin. Semakin sedikit waktu yang berlalu, semakin banyak kesuksesan yang Anda dapatkan. Selain itu, selalu gunakan kain putih agar warna tidak bisa berpindah.

Bubuhkan kain, alih-alih digosok, lakukan dari luar ke dalam untuk menjaga agar noda tetap terkendali.

2. Menggunakan deterjen terlalu banyak

Busa deterjen yang berlebih dapat menahan kotoran yang ditarik dari pakaian dan tersangkut di area yang tidak selalu bersih, seperti di bawah kerah, yang menyebabkan penumpukan bakteri.

Baca juga: Berapa Takaran Deterjen yang Pas untuk Mencuci Pakaian?

Gunakan hanya setengah dari jumlah deterjen yang biasa Anda gunakan, kemudian secara bertahap tingkatkan jumlahnya jika pakaian tidak bersih seperti yang Anda inginkan.

Pengecualiannya adalah jika air di rumah Anda adalah air sadah, Anda membutuhkan lebih banyak sabun daripada yang biasa digunakan. Periksa rekomendasi air sadah pada botol deterjen.

3. Salah mengisi mesin cuci

Saat mencuci pakaian di mesin cuci bukaan atas dengan deterjen cair, sebaiknya isi dulu dengan air, lalu tambahkan sabun, lalu tambahkan pakaian, bukan?

Tidak demikian. Praktik jadul ini dimaksudkan untuk mencegah residu pada kain dan mesin cuci. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau