JAKARTA, KOMPAS.com - Ada banyak manfaat yang diberikan oleh tanaman hias ketika dirawat di dalam rumah, mulai sebagai penjernih udara, mengurangi stres, hingga dapat meningkatkan fokus dan kreativitas seseorang.
Tetapi, mengingat bahwa mereka dirancang untuk hidup di luar rumah dan sesuai dengan kondisi alam, ketika memutuskan untuk meletakkannya di dalam ruangan, Anda harus merawat tanaman tersebut dengan sangat baik sehingga terpenuhi kebutuhan mereka seperti di luar ruangan.
Ada pun salah satu bentuk perawatan yang memengaruhi pertumbuhannya adalah menyiram tanaman.
Baca juga: Simak, Ini Cara Tepat Menyiram Aglonema agar Tumbuh Subur dan Sehat
Seperti yang dilansir dari Treehugger, Jumat (28/5/2021), Leonard Perry, seorang profesor emeritus hortikultura di University of Vermont, mencatat bahwa sebagian besar pemilik tanaman melakukan kesalahan besar saat penyiramanan.
Penyiraman tanaman sendiri sebenarnya harus mempertimbangkan faktor lingkungan serta kebutuhan masing-masing tanaman.
Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan saat penyiraman sehingga pertumbuhan tanaman sehat.
Lantas, bagaimana tandanya jika tanaman membutuhkan air? pada kebanyakan tanaman, Anda harus menyiram saat tanah terasa kering saat disentuh.
Baca juga: Menyiram Tanaman dengan Air Garam, Air Gula, dan Air Ledeng, Baguskah?
Anda dapat dengan lembut menempelkan jari Anda (hingga ruas jari atau lebih) di tanah untuk melihat seberapa keringnya. Bagi tanaman pecinta air, sirami saat permukaannya kering, sementara untuk sukulen dan tanaman yang lebih kering, sirami saat sebagian besar tanah terasa kering.
Selain itu, Anda dapat mengangkat tanaman dalam pot atau memiringkan atau mendorong pot dengan hati-hati jika pot itu besar untuk mengukur seberapa basah tanahnya.
Jika Anda mengetahui beratnya tepat setelah menyiram, Anda akan mendapatkan berat dasar untuk membandingkannya saat mengering.
Anda harus memerhatikan, jika tanahnya kering dan daunnya layu, kemungkinan tanaman haus. Tetapi daun yang layu, berguguran atau menguning juga bisa berarti terlalu banyak air.