Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Trik Mudah Menghilangkan Sisa Stiker pada Permukaan Alat Elektronik

Kompas.com, 30 Juni 2021, 12:16 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Stiker biasanya memiliki perekat sensitif tekanan yang meninggalkan residu lengket.

Ketika stiker tersebut menempel pada alat elektronik, seperti kulkas atau kompor, akan meninggalkan area lengket yang menjadi magnet bagi kotoran di area tersebut.

Melansir dari Home Guides SF Gate, Rabu (30/6/2021), baik stiker dipasang oleh pabrikan atau dipasang kemudian, pelepasan yang benar akan menghilangkan residu tanpa merusak lapisan akhir pada alat.

Baca juga: 10 Cara Singkirkan Residu Stiker yang Menempel di Berbagai Permukaan

Untuk menghilangkan residu lengket tersebut, berikut bahan dan caranya.

Bahan yang dibutuhkan:

  • Pisau plastik atau spatula,
  • Pengering rambut,
  • Cuka atau alkohol gosok,
  • Kapas,
  • Kain kasar, dan
  • Pembersih.

Setelah bahan terkumpul, berikut cara membersihkan residu lengket pada permukaan alat elektronik.

Baca juga: Cara Membersihkan Sisa Stiker dari Permukaan Kaca

1. Gunakan pengering rambut

Untuk menghilangkannya, pegang pengering rambut sejauh 7 cm dari stiker yang masih menempel untuk melonggarkan perekat, kemudian kikis dengan pisau atau spatula.

2. Gosok dengan alkohol atau cuka

Kemudian, basahi kapas dengan alkohol atau cuka dan gosokan ke sisa stiker di perangkat elektronik tersebut. Setelahnya, gosok sisa stiker dengan kain lap kasar, lalu oleskan kembali alkohol dan gosok untuk kedua kalinya untuk menghilangkan sisa perekat.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau