Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 16 Juli 2021, 10:10 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAS.com - Mencuci handuk mungkin terdengar sederhana, tetapi mengikuti teknik yang tepat sangat penting jika Anda ingin handuk itu tahan lama. Terlebih sering kali, ada beberapa handuk yang berbau apak meskipun sudah dicuci, hal ini disebabkan oleh pencucian yang kurang bersih.

Dilansir dari Better Homes & Gardens, Jumat (16/7/2021), mencuci handuk hingga bersih tak hanya memberikan hasil yang maksimal, namun dapat mempertahankan tekstur lembut dan halus pada handuk.

Berikut beberapa cara mencuci handuk agar hasilnya maksimal.

Baca juga: Ini Alasan Mengapa Harus Mencuci Handuk Secara Teratur

1. Cuci handuk baru sebelum digunakan

Selalu cuci dan keringkan handuk mandi sebelum menggunakannya untuk pertama kali. Sebagian besar handuk baru dilapisi dengan silikon atau pelapis lain yang menghalangi penyerapan.

Ilustrasi handuk. UNSPLASH/DANNY MÜLLER Ilustrasi handuk.

Lapisan ini memberi mereka tampilan dan nuansa ekstra halus di toko. Mencuci handuk baru menghilangkan lapisan akhir ini dan memungkinkan daya serap maksimum.

2. Mencuci handuk dengan cuka

Untuk mencegah warna dari kelunturan, cuci handuk berwarna dengan warna yang sama dalam air hangat untuk beberapa pencucian pertama.

Gunakan sekitar setengah jumlah deterjen yang disarankan saat mencuci handuk dan tambahkan setengah hingga satu cangkir cuka putih ke dalam air selama siklus pembilasan.

Baca juga: Simak, Cara Mencuci Handuk Wajah yang Benar

Cuka membantu mempertahankan warna dan menghilangkan residu deterjen berlebih.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau