JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah dipakai untuk mengecat dinding, bulu-bulu yang ada pada kuas cat biasanya akan menjadi kering dan keras bersamaan dengan cat dinding yang digunakan.
Hal ini membuat kuas cat tidak bisa lagi dipakai untuk mengecat dinding. Namun, kuas cat yang sudah kering dan keras bisa dibuat lentur seperti semula sehingga tidak harus membeli kuas cat yang baru.
Baca juga: Mana yang Lebih Efektif, Mengecat Menggunakan Kuas atau Rol?
Dikutip dari kanal YouTube Tukang Rumah Channel, Minggu (1/8/2021), berikut ini cara mengatasi kuas cat yang kering dan mengeras kembali halus.
Baca juga: Kuas Vs Roll, Mana yang Lebih Baik untuk Mengecat Dinding Bangunan?
Tuang tiner secukupnya sampai kira-kira menutupi lapisan bulu kuas cat ke dalam bagian bawah botol plastik air mineral yang sudah dipotong.
Rendam kuas cat yang kering dan keras ke dalam botol plastik yang berisi tiner selama lima sampai 10 menit.
Baca juga: Warna Cat Dinding Ternyata Terlalu Gelap? Ini Trik Mengecatnya
Setelah direndam dengan tiner, kikis seluruh lapisan bulu kuas menggunakan sekrap untuk menghilangkan sisa cat yang masih menempel.
Kikis sampai lapisan bulu kuas cat menjadi agak empuk dan terbebas dari sisa cat yang kering serta keras.
Baca juga: 8 Daftar Warna Cat yang Bisa Tingkatkan Mood
Tuangkan air hangat ke dalam ember dan masukkan detergen secukupnya.
Selanjutnya, rendam kuas cat ke dalam air detergen hangat sembari menekan-nekan bulu kuas untuk membersihkannya.
Setelah direndam dan dibersihkan dalam air larutan detergen hangat, pastikan bulu-bulu kuas cat sudah kembali empuk dan elastis untuk dipakai mengecat dinding.
Baca juga: 5 Warna Cat yang Dapat Mengganggu Kualitas Tidur
Setelah bulu-bulu kuas cat yang tadinya kering dan keras tampak kembali empuk serta elastis, cuci dengan air bersih sampai bekas air detergen hilang.
Terakhir, keringkan kuas cat yang sudah kembali empuk serta simpan dengan cara digantung sebelum digunakan kembali untuk mengecat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang