Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kesalahan Meletakkan Cermin yang Membuat Kamar Mandi Tampak Kecil

Kompas.com, 4 Agustus 2021, 20:30 WIB
Abdul Haris Maulana,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak ada aturan khusus yang menyatakan ukuran kamar mandi haruslah luas. Ini semua tergantung preferensi dan ketersediaan ruang.

Namun, apabila kamar mandimu terasa lebih kecil dari seharusnya, hal ini mungkin tidak menguntungkan dan membuat kurang nyaman.

Kamar mandi yang terasa kecil bisa disebabkan beberapa hal, tapi ada satu hal yang berpengaruh besar. 

Baca juga: Cara Membuat Wallpaper Waterproof untuk Kamar Mandi

Dilansir dari Apartment Therapy, Rabu (4/8/2021), hal utama yang membuat kamar mandi terasa lebih kecil adalah cermin kamar mandi yang berukuran terlalu kecil.

Cermin yang terlalu kecil dapat semakin mengecilkan kamar mandi. Untuk itu, kamu perlu mengganti cermin di kamar mandi dengan ukuran yang lebih besar, apalagi jika tampilannya sudah kotor oleh noda air.

Selain ukuran yang kecil, ada hal yang membuat kamar mandi tampak lebih kecil yang disebabkan cermin. Nah, berikut ini hal mengejutkan tentang cermin dari para ahli yang membuat kamar mandi tampak kecil. 

Baca juga: Cara Menghilangkan Kerak pada Lantai dan Nat Kamar Mandi

Posisi ketinggiannya penting

Cermin kamar mandi adalah elemen dekorasi utama di ruang tersebut, tetapi juga harus fungsional.

Sadie Ward, pakar interior dari Ward Home Staging, merekomendasikan agar cermin kamar mandi berukuran agak lebih besar dan digantung dengan ketinggian yang sesuai.

"Ketinggian menggantung cermin di kamar mandi harus tergantung pada siapa yang menggunakannya. Rata-rata tinggi wanita adalah 165 sentimeter dan rata-rata pria adalah 177 sentimeter. Kamu bisa menggunakannya sebagai pedoman," kata Ward. 

Baca juga: Cara Ampuh Membasmi Cacing dari Kamar Mandi

Jika kamu dan pasangan memiliki perbedaan ketinggian yang signifikan, cermin yang lebih besar akan menjadi yang terbaik.

Dengan begitu, kamu berdua dapat menggunakan cermin untuk merias wajah, bercukur, hingga menentukan sudut selfie terbaikmu.

Lebih baik lagi, cermin yang lebih besar dapat mencerahkan kamar mandi yang lebih gelap, terutama jika menghadap ke jendela atau dinding berwarna terang. 

Baca juga: Tips Menyegarkan Tampilan Kamar Mandi Tanpa Harus Mengubah Dekorasi

Periksa pantulan di cermin

Angela Arnold, pakar interior dari Elephant Home Staging, mengatakan bahwa ketika memilih cermin yang indah, pekerjaan yang kamu lakukan baru setengah jalan.

“Cermin sangat kuat bila digunakan dengan benar pada ruang mana pun. Kunci untuk menggunakan cermin dengan benar adalah jangan pernah lupa dengan apa yang mereka pantulkan,” kata Arnold. 

Baca juga: 3 Pilihan Ubin Lantai Kamar Mandi Antilicin

Saat memilih tempat untuk meletakkan cermin, pertimbangkan tujuan dan tantangan ruang yang ada saat ini.

Ketika mencoba memaksimalkan ukuran kamar mandi, tujuan utama adalah menghilangkan apa pun yang membuatnya terlihat lebih kecil. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau