JAKARTA, KOMPAS.com - Selain pestisida yang memiliki kandungan bahan kimia, kini ada berbagai pembasmi hama tanaman hias berbasis organik yang dapat menjadi pilihan.
Namun, pembasmi hama organik ini terkadang datang dengan harga premium. Ini mungkin membuat banyak orang yang merawat tanaman enggan menggunakan pencegah hama alami ini.
Baca juga: Hama yang Sering Menyerang Tanaman Hias Syngonium dan Solusinya
Tak perlu khawatir, dilansir dari The Spruce, Jumat (13/8/2021), Anda dapat membuat pembasmi alami menggunakan bahan alami yang ada di dapur. Berikut ini tujuh bahan alami yang dapat dijadikan sebagai pembasmi hama.
Sabun serangga tersedia di lorong berkebun organik mana pun, tetapi Anda dapat membuat semprotan taman buatan sendiri yang sama efektifnya untuk kutu daun, ulat, dan tungau.
Caranya, campurkan tiga tetes cairan pencuci piring ringan dalam satu liter air. Anda bisa menambahkan satu sendok makan minyak goreng untuk membantu campuran menempel pada daun.
Baca juga: 8 Bahan Alami yang Dapat Digunakan untuk Pupuk Bunga Mawar
Semprotkan tanaman sampai basah kuyup, tetapi jangan mengenai bunga atau saat suhu di atas 26 derajat Celsius untuk mencegah tanaman hangus.
Bawang putih memiliki sifat antibakteri, antivirus, antijamur alami, dan merupakan pestisida yang manjur. Kupas dan hancurkan lima siung bawang putih dan campur dengan 16 ons air.
Biarkan bawang putih meresap ke dalam air selama semalaman, lalu tambahkan sedikit sabun cuci piring ke dalam campuran, dan saring melalui saringan halus.
Setelah itu, encerkan cairan ini dalam tiga liter air, lalu masukkan ke botol semprot. Semprotkan larutan pada tanaman setiap sekali atau dua kali seminggu untuk mengendalikan sebagian besar hama serangga.
Baca juga: Manfaat Unsur Hara Kalium pada Pupuk KCL untuk Tanaman
Semua orang akrab dengan efek negatif rokok bagi kesehatan, tetapi nikotin dalam tembakau juga beracun bagi semua jenis serangga.
Kumpulkan puntung rokok secukupnya, kemudian tempatkan dalam kaus kaki, dan rendam dalam satu liter air selama semalaman.
Setelahnya, semprotkan ke tanaman yang bermasalah. Hindari menggunakan semprotan serangga buatan sendiri ini pada tanaman bunga petunia, datura, dan nicotiana karena tembakau dapat menampung virus mosaik, yang mempengaruhi keluarga tanaman ini.
Baca juga: 5 Jenis Hama yang Menyerang Tanaman Hidroponik
Garam epsom dapat ditaburkan di sekitar tanaman atau dilarutkan dalam air untuk membuat semprotan. Caranya, larutkan satu cangkir garam dalam 19 liter air, lalu tuangkan ke dalam botol semprot dan semprotkan ke tanaman yang terkena hama.
Campuran garam sangat efektif membasmi siput dan kumbang. Pilihan lain, menaburkan garam di sekitar pangkal tanaman setiap minggu atau lebih.
Hal ini akan mencegah hama juga menambahkan magnesium ke tanah, yang meningkatkan penyerapan nutrisi oleh tanaman.
Baca juga: 9 Tanaman Hias Cantik yang Cocok untuk Taman Vertikal