Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 18 September 2021, 21:20 WIB
Lolita Valda Claudia

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Kamu pasti seringkali menemukan kucing mencoba masuk ke celah sempit didalam lemari pakaian ataupun kardus bekas.

Ini dilakukan oleh hampir semua ras kucing dengan berbagai ukuran. Mereka sangat menyukai ruang sempit baik untuk bermain ataupun bersembunyi.

Kucing tidak bisa menahan diri untuk tidak masuk ke dalam kotak kardus sempit yang mereka temukan. Bahkan mereka betah berlama-lama berada didalamnya.

Melansir dari Cuteness, Sabtu (18/9/2021), ada beberapa kemungkinan dan alasan kucing mencari ruang yang sempit dan kecil.

Baca juga: 5 Tanda Kucing sedang Kesakitan

Sebagai tempat perlindungan

Kucing memiliki naluri alami sebagai hewan predator. Mereka suka berburu, memata-matai dan mengejar mangsanya, ini dilakukan baik didalam maupun diluar rumah.

Namun meskipun kebanyakan kucing adalah pemburu yang handal, kucing dengan ukuran yang masih relatif kecil seringkali bersembunyi ditempat sempit karena tubuhnya sebagai sarana untuk bersembunyi dari potensi bahaya dan pemangsa alaminya dengan tubuh yang lebih besar.

Tidak hanya sebagai tempat pengintaian dan persembunyian yang bagus, meringkuk di tempat sempit membuat perut mereka terlindungi.

Baca juga: Mengapa Kucing Menyukai Belaian di Kepala? Ini Alasannya

Perut adalah organ yang rentan bagi kucing, dengan menyembunyikan organ vitalnya kucing bisa beristirahat dengan tenang.

Sering kali hal ini dilakukan oleh kucing liar yang hidup di jalanan, jika kucing peliharaan mu masih melakukannya di rumah mungkin sifat ini sudah menjadi sifat alaminya.

Cepat bergerak untuk menghindari bahaya

Ilustrasi kucingUnsplash/Eric Han Ilustrasi kucing

Selain melindungi organ vitalnya, tidur dengan posisi badan meringkuk dan ketat memungkinkan pergerakan yang lebih cepat dan efektif saat mereka akan melarikan diri.

Saat kucing tidur dengan anggota badan berada dibawah tubuh dan saling berdekatan, ia akan mudah menyesuaikan tubuhnya dalam menghadapi bahaya dan siap untuk berlari.

Baca juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Kucing yang Berat Badannya Turun Drastis

Lebih nyaman dan hangat

Selain sebagai tempat perlindungan, tidur dengan posisi meringkuk di tempat sempit juga memberikan kenyamanan bagi kucing.

Menurut Chewy, beberapa ahli behaviorist percaya jika kucing menggunakan ruang kecil sebagai sumber kenyamanan, baik secara fisik maupun mental.

Tidur di tempat sempit adalah cara kucing menahan panas di tubuh mereka untuk membuat tubuh kucing menjadi lebih hangat.

Baca juga: 5 Alasan Kucing Suka Melihat ke Jendela

Tidur dengan posisi meringkuk dikenal juga dengan posisi bulan sabit karena bentuk tulang belakang yang melengkung menyerupai bulan.

Bagi kucing tempat yang sempit juga menyerupai pelukan yang menenangkan dan memberikan rasa aman.

inilah yang menjadi alasan mengapa kucing mencari tempat persembunyian dengan ruang sempit seperti lemari, kardus atau bawah kolong meja saat petir ataupun adanya kembang api.

Baca juga: 4 Faktor yang Membuat Bulu Kucing Berubah Warna

Rasa ingin tahu

Kucing memiliki kecenderungan suka bermain serta mencari tempat dan hal baru. Rasa penasaran ini membuat kucing, terutama kucing yang masih muda, memasukkan diri mereka ke ruang sempit untuk mengobati rasa ingin tahu dan bermain. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau