Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 18 September 2021, 18:02 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

Sumber WebMD

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika Anda membeli sebuah barang, misalnya tas, pakaian, atau sepatu, pada kemasannya biasanya ditemukan kemasan kecil silica gel. Namun, jika Anda belum mengetahuinya, apa sebenarnya silica gel itu dan manfaatnya?

Dilansir dari Web MD, Sabtu (18/9/2021), silica gel adalah bahan pengering yang sering kali berbentuk butiran kecil bening atau kristal batu bening yang ditempatkan dalam kemasan kecil yang terbuat dari kertas atau kain.

Paket ini sering dikemas dengan produk komersial untuk mencegah kerusakan yang disebabkan oleh kelembapan. Paket silica gel dapat ditemukan dalam berbagai macam produk, seperti makanan, pakaian, dan peralatan elektronik.‌

Baca juga: Jangan Dibuang, Gunakan Silica Gel untuk 8 Hal Ini di Rumah

Silica gel biasanya tidak beracun, tetapi dapat menimbulkan bahaya tersedak, terutama bagi anak kecil atau hewan peliharaan. Oleh sebab itu, kemasan gel silika sering diberi label "Jangan dimakan" karena risiko tersedak.

Ilustrasi silica gel. PIXABAY/BENCHTALKS Ilustrasi silica gel.

Apa itu silica gel?

Silica gel adalah "pengering," yang berarti digunakan untuk menjaga agar tetap kering. Silica gel terbuat dari silikon dioksida, senyawa yang secara alami ditemukan di pasir, dan memiliki partikel kecil yang dapat menyerap air dalam jumlah besar.

Oleh karena itu, paket silika gel dimasukkan ke dalam produk yang dibeli di toko untuk mencegah kerusakan akibat kelembaban. Paket silika gel sering ditemukan pada produk-produk berikut.

  • Pakaian (misalnya, mantel, sepatu, dan topi)
  • Peralatan elektronik (misalnya, kotak ponsel dan kamera)
  • Botol obat atau vitamin
  • Makanan (misalnya, paket buah kering dan dendeng)

Baca juga: 7 Tanaman Hias yang Beracun untuk Kucing

Produsen sering memberi label paket "Jangan dimakan" karena dilaporkan telab peningkatan insiden orang yang secara tidak sengaja memakan paket gel silika. Sebagian besar kasus melibatkan anak kecil.

Apakah silica gel beracun?

Silica gel tidak beracun tetapi dapat menimbulkan bahaya tersedak bagi anak kecil. Namun, dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, produsen melapisi gel silika dalam kobal klorida, senyawa beracun.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau