Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Tips agar Kucing Tak Terbiasa Menggigit Pemiliknya

Kompas.com, 18 November 2021, 13:13 WIB
Dian Reinis Kumampung

Penulis

Sumber My Animals

JAKARTA, KOMPAS.com-- Menggigit dan mencakar adalah bagian dari permainan kucing. Namun, bukan berarti kamu tidak dapat mencegah kucing menggigitmu.

Hewan peliharaan ini dapat menyesuaikan permainan mereka melalui pembelajaran, seperti spesies mamalia lainnya.

Perilaku menggigit pada kucing

Menggigit, untuk kucing, memiliki beberapa kegunaan yakni, berburu, mengangkut benda, membela diri, makan, dan bermain dll.

Namun, ketika gigitan diulang dan fokus pada manusia yang tinggal bersama mereka, mereka perlu dianalisis untuk memperbaiki perilaku ini.

Baca juga: Alasan Mengapa Kucing Benci Air

Berikut adalah beberapa alasan kucing menggigit pemiliknya:

  • Bermain: Kucing bermain berburu, dan menggerakkan tangan atau kaki sering kali merupakan kandidat yang baik untuk berlatih bersama mangsa fiktif.
  • Penyebab organik: Peningkatan agresivitas dan gigitan yang tidak biasa dapat menjadi indikasi rasa sakit atau penyakit pada kucing. Patologi harus disingkirkan sebelum mendiagnosis perilaku ini.
  • Ketakutan atau stres: Seekor kucing yang terus-menerus ketakutan, cemas, atau stres akan menjadi kucing yang menggaruk dan menggigit saat melihat gerakan yang seharusnya dikenali sebagai tidak berbahaya.
  • Pengalaman traumatis: Kucing yang telah dilecehkan atau diambil dari jalan, misalnya, cenderung mengembangkan agresi. Sosialisasi kucing yang buruk juga menyebabkan jenis perilaku ini.

Seperti yang kamu lihat, tidak satu pun dari penyebab ini mencerminkan kepribadian kucing. Meskipun benar bahwa beberapa kucing lebih mandiri daripada yang lain, menghormati ruang mereka tidak akan pernah menjadi pemicu untuk menggigit atau agresif.

Seperti halnya metode yang benar-benar efektif untuk mengubah perilaku hewan, hukuman bukanlah pilihan. Ada banyak hal yang dapat kamu lakukan untuk mencegah kucing menggigit pemiliknya tanpa menggunakan kemarahan atau kekerasan.

Berikut adalah lima tips agar kucing tak terbiasa menggigit pemiliknya seperti dilansir dari My Animals, Kamis (18/11/2021).

Baca juga: 5 Fakta tentang Kecerdasan Kucing yang Sebaiknya Kamu Tahu

1. Manfaat bermain tenang

Permainan yang tenang memungkinkan kamu mengalihkan fokus perhatian kucing ke sesuatu selain kamu, seperti mainan. Hal ini, sangat membantu dalam menjaga tingkat kecemasan kucing dalam batas yang sehat.

Menggunakan gadget jenis pancing, yang memungkinkan mereka untuk berburu sesuatu yang bukan manusia, atau bikan pemiliknya.

Ini mendorong kucing untuk bermain tanpa menjadikan kamu sebagai mainannya. Pengayaan penciuman atau tantangan kecerdasan melengkapi permainan yang tenang dengan baik, membuat kucing sibuk dan menghindari stres.

2. Hindari memperkuat perilaku menggigit

Jika kucing terbiasa menggigitmu saat bermain dengannya, penting bagimu untuk memberi tahu mereka bahwa tangan bukan mainan atau mangsa.

Untuk menetapkan batas ini, biasanya cukup untuk menghentikan permainan saat menggigitmu.

Tidak perlu memarahi atau mengatakan apa pun, karena kamu hanya harus konsisten dengan pedoman ini.

Baca juga: 7 Cara Menunjukkan Cinta pada Kucing

3. Ciptakan lingkungan yang tenang dan aman

Jika kucing mengembangkan perilaku ini sebagai akibat dari perubahan mendadak dalam rutinitasnya, mungkin lingkungan mengandung beberapa elemen stres yang mengganggunya.

Identifikasi apa itu dan hilangkan, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang mendukung ketenangan saat bermain.

4. Mencegah kucing menggigitmu juga merupakan masalah sosialisasi

Saat kamu mengadopsi anak kucing, sangat mungkin mereka akan menghabiskan masa sosialisasinya denganmu.

Jika mereka tinggal dengan kucing lain, mereka akan mengajari mereka seberapa jauh Anda bisa menggigit sambil bermain, tetapi jika itu satu-satunya kucing, maka kamu harus mengajarinya.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau