Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

12 Bahasa Kucing yang Menunjukkan Cinta pada Pemiliknya

Kompas.com, 24 November 2021, 18:38 WIB
Lolita Valda Claudia

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Banyak kucing sangat mencintai pemiliknya, seperti kita mencintai mereka. Terkadang kucing-kucing ini menunjukkan rasa cintanya melalui bahasa cinta khas anabul yang terkadang sulit dipahami oleh pemiliknya.

Namun cara kucing menunjukkan cinta dan kasih sayang sangat berbeda dengan cara manusia menunjukkan cinta.

Di dunia kucing, ada banyak cara untuk mengekspresikan diri, termasuk 12 tampilan cinta ini. Melansir dari The Spurce pada Rabu (24/11/2021) berikut ini cara mengekspresikan cinta kucing pada pemiliknya

Baca juga: 5 Hal yang Menandakan Kucing Peliharaan Mencintai Anda

Mendengkur

Cara kucing yang paling jelas dan umum menunjukkan kebahagiaan dan cinta mereka adalah melalui mendengkur.

Kucing tampaknya memiliki motor kecil khusus di dalam diri mereka yang hidup ketikaa mereka santai dan menikmati sesuatu.

Anda akan sering mendengar suara gemuruh dan bergetar ini saat Anda mengelus kucing Anda. Mendengkur juga bisa berarti kucing Anda sedang kesal, tetapi tidak seperti biasanya.

Baca juga: 4 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Merawat Kucing dan Taman Bersamaan

Berguling

Anak-anak cenderung menjatuhkan diri ke tanah dan berguling-guling saat mengamuk, tetapi ketika kucing Anda melakukannya, itu berarti mereka senang melihat Anda.

Kucing akan berjalan atau berlari ke arah Anda dan menjatuhkan diri ke tanah dan mulai berguling-guling.

Ini adalah salam yang penuh kasih dan berarti mereka menginginkan perhatian Anda, terutama jika mereka menunjukkan perutnya kepada Anda.

Baca juga: 4 Tips Memperpanjang Usia Hidup Kucing Peliharaan

Menggosokkan pipinya ke Anda

Ilustrasi kucing mencium pemiliknya. SHUTTERSTOCK/OLENA YAKOBCHUK Ilustrasi kucing mencium pemiliknya.

Bunting adalah ketika kucing Anda menggosok pipinya pada Anda atau suatu benda, menanduk Anda dengan dahinya, atau menggosok kepalanya pada Anda. Ini adalah cara kucing Anda meninggalkan aromanya pada Anda, menandai wilayahnya.

Kucing melakukan ini ketika mereka mencintai sesuatu atau seseorang. Mereka mungkin berlatih bunting pada hewan peliharaan lain atau manusia favorit mereka.

Baca juga: Penyebab Kucing Membuang Kotoran di Wastafel dan Bathtub Kamar Mandi

Menggores

Menggaruk meninggalkan aroma dan tanda visual kepemilikan pada kucing. Perhatikan di mana kucing Anda paling sering menggaruk. Area yang paling penting bagi kucing sering dikaitkan dengan pemiliknya.

Menguleni (kneading)

Perilaku menguleni ialah ketika cakar anak kucing diremas-remas di dada induk kucing untuk mendorong keluarnya ASI.

Kucing dewasa melanjutkan perilaku ini ketika mereka merasa paling santai, puas, dan dicintai.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau