Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 14 Januari 2022, 22:33 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Lemari dapur mudah mengalami kotor dan berminyak yang berasal dari uap masakan. Ditambah, lemari dapur juga digunakan untuk menyimpan bahan makanan sehingga membuat bagian dalamnya ikut kotor.

Tentu saja hal ini membuat tampilan lemari dapur terlihat kurang menarik serta tidak terawat. Karena itu, penting membersihkan lemari dapur secara teratur demi menjaga dapur tetap segar dan bersih. 

Baca juga: Simak, 3 Langkah Mudah Merapikan Lemari Dapur

Seberapa sering dan bagaimana membersihkan lemari dapur tergantung pada seberapa banyak kegiatan memasak yang dilakukan di dapur.

Sebagian besar lemari dapur terbuat dari kayu keras atau bahan ramah anggaran seperti kayu lapis atau papan partikel sehingga perlu hati-hati membersihkannya. 

Melansir dari Woman dan Home, Jumat (14/1/2022), berikut cara membersihkan lemari dapur. 

Baca juga: 10 Tanaman Pembawa Keberuntungan Ini Cocok Diletakkan di Dapur 

Alat dan bahan yang dibutuhkan 

Ilustrasi microwave, meletakkan microwave di bagian atas kabinet dapurUnsplash/JOSBRA design Ilustrasi microwave, meletakkan microwave di bagian atas kabinet dapur

  • Sikat gigi tua
  • Vacuum cleaner genggam 
  • Sikat berbulu lembut
  • Kain pembersih atau kain mikrofiber 
  • Campuran air hangat dan baking soda atau larutan cuka putih dan air hangat dengan perbandingan 50/50
  • Cairan pencuci piring 
  • Pembersih serbaguna
  • Minyak kayu dan pembersih sabun 

Baca juga: 6 Cara Mengusir Tikus yang Sembunyi di Lemari Dapur 

Cara membersihkan lemari dapur 

  • Bersihkan remah-remah dalam rak

Untuk membuat proses pembersihan lemari dapur lebih efektif, pertama-tama ambil kain lembap dan bersihkan remah-remah atau tumpahan cairan dari rak sebelum melanjutkan dengan produk pembersih.

Hindari menggunakan terlalu banyak air karena dapat merusak kulit terluar lemari dapur seiring waktu. Air dapat menyebabkan lapisan menjadi kusam, kayu menjadi gelap, dan panel laminasi terkelupas atau terpisah.

Setelah menyeka lemari pastikan untuk menyeka sisa air dengan kain kering yang bersih. 

Baca juga: 7 Kesalahan dalam Mengecat Lemari Dapur yang Harus Dihindari 

  • Bersihkan rak interior atas 

Ilustrasi kabinet dapurUnsplash/Sidekix Media Ilustrasi kabinet dapur
Selanjutnya, mulai membersihkan rak interior atas dari remah dan residu menggunakan vacuum cleaner genggam sebelum membersihkan dan menyekanya menggunakan larutan pembersih pilihan Anda. 

Jangan lupa menyemprot dan menyeka tepi dan sisi lemari dapur. 

  • Bersihkan pintu lemari dapur

Setelah semua rak interior dibersihkan, turunkan pintu lemari eksterior jika diperlukan untuk membersihkannya juga. 

Baca juga: Perhatikan, Jangan Mengecat Lemari Dapur dengan Warna Ini 

  • Seka cairan pembersih 

Jika menggunakan pembersih semprot, lanjutkan dengan menyeka air jernih untuk menghilangkan residu produk pembersih.

Ketika produk ini dibiarkan pada permukaan kayu hingga kering, mereka dapat membuat lapisan kayu menjadi kusam seiring waktu.

Demikian juga, ketika membersihkan lemari dapur dengan sabun dan air, Anda harus menyeka permukaan yang bebas dari sabun dengan kain basah serta hangat untuk mencegah perubahan warna. 

Baca juga: Cara Menata Lemari Dapur agar Rapi dan Sedap Dipandang 

  • Biarkan semua permukaan benar-benar kering

Setelah itu, tunggu sampai semua permukaan lemari dapur benar-benar kering sebelum memasukkan atau menata kembali isi kabinet. 

  • Gosok kenop dan gagang lemari dapur

Terakhir, gosok kenop dan gagang lemari dapur dengan sikat gigi yang dicelupkan ke dalam larutan cuka dan air hangat dengan perbandingan 50/50.

Jika perlu, lepaskan perangkat keras dari laci dan lemari untuk direndam serta dibersihkan secara terpisah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau