Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menjaga Lemari Pakaian Tetap Segar dan Harum pada Musim Hujan

Kompas.com, 25 Januari 2022, 21:13 WIB
Abdul Haris Maulana

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada saat musim hujan, ada banyak hal yang perlu dipersiapkan oleh setiap penghuni rumah, ini termasuk menjaga lemari pakaian tetap segar dan harum.

Jadi, buka lemari pakaianmu dan periksa apakah pakaian favoritmu mulai berbau lembap dan apek atau tidak.

Jika iya, sudah saatnya kamu menata kembali isi lemari pakaianmu dan membuatnya tetap segar dan harum untuk menyimpan pakaian.

Baca juga: 5 Kesalahan yang Membuat Lemari Pakaian Berantakan

Dilansir dari Times of India, Selasa (25/1/2022), berikut ini adalah beberapa trik penyimpanan menarik untuk menjaga lemari pakaian tetap bersih dan segar selama musim hujan.

Ilustrasi merapikan lemari pakaian. PIXABAY/MORITZ320 Ilustrasi merapikan lemari pakaian.
Lapisi dengan koran bekas

Gunakan lapisan koran bekas di masing-masing rak lemari untuk mengontrol kelembapan di dalam ruang tertutup.

Gunakan garam dan kapur

Tempatkan sekantong garam di dalam lemari pakaianmu untuk menyerap kelembapan.

Kamu juga bisa menaruh beberapa batang kapur untuk menjaga pakaianmu tetap kering.

Baca juga: 7 Tips Memaksimalkan Setiap Ruang pada Lemari Pakaian

Jangan lupakan kamper

Siapkan kantong kain kasa (muslin bag), lalu isi beberapa kapur barus atau kamper. Letakkan kantong kain kasa yang berisi kamper di dalam lemari pakaianmu.

Kamper tidak hanya menyerap kelembapan, tetapi juga membuat lemarimu harum.

Pakai daun nimba

Letakkan beberapa daun nimba kering di salah satu sudut lemari pakaianmu. Trik kuno ini mencegah semua jenis mikroba dan pakaianmu tetap kering dan segar.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau