Penulis
Besek plastik seperti jaring ikan tetapi berbentuk baskom. Setiap sisi terdapat banyak lubang kecil-kecil.
Gunakan baskom plastik juga, sebab bila menggunakan baskom besi akan mudah menyerap panas dan menghangatkan suhu nutrisi. Hal ini akan menyebabkan air nutrisi menguap, dan membuat cepat habis.
Baca juga: Cara Memanfaatkan Limbah Sayuran dan Buah untuk Pupuk Kompos
Ilustrasi kangkung, menanam kangkung. Pilih baskom yang berdiameter lebih kecil sedikit dari pada besek, agar besek tidak sampai dasar baskom. Sebab, perlu ruang antara dasar baskom dan dasar besek untuk wadah nutrisi.
Ambil baskom kemudian taruh besek di atasnya. Ingat diameter besek harus sedikit lebih besar.
Tuangi air hingga menyentuh dasar besek. Gunakan air yang mendekati PPM nol, seperti air buangan AC dan air sumur.
Masukkan benih ke dalam besek, taburkan hingga merata. Jangan terlalu banyak atau sedikit.
Baca juga: 7 Sayuran yang Mudah Ditanam di Dalam Rumah, Cabai hingga Selada
Bila lubang-lubang besek lebih besar dari pada benih, bisa tambahkan tisu pada dasar besek. Sebelum ditabur benih juga dapat di rendam beberapa jam terlebih dulu.
Taruh di tempat teduh hingga benih berkecambah kemudian jemur dibawah matahari.
Pada tahap perawatan, yang harus amati yaitu kebutuhan nutrisi kangkung hidroponik, jangan sampai telat menambah atau memberikan nutrisi pada air di bawahnya.