Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Stop Meletakkan Benda-benda Ini di Bawah Wastafel Dapur

Kompas.com, 3 Februari 2022, 07:10 WIB
Aniza Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian orang akan meletakkan berbagai barang di bawah wastafel dapur seperti tumpukan handuk dapur, perlengkapan pencuci piring, spons, perlengkapan pembersih, dan kantong plastik sampah. 

Akibatnya, membuat area bawah wastafel menjadi berantakan. Padahal, ada beberapa barang yang sebenarnya tidak boleh diletakkan di bawah wastafel dapur. 

Melansir dari Real Simple, Kamis (3/2/2022), berikut beberapa barang yang boleh dan tidak boleh berada di bawah wastafel dapur. 

Baca juga: 4 Bahan Alami yang Ampuh Hilangkan Noda Karat pada Toilet dan Wastafel 

Bahan kimia keras

Ilustrasi wastafel dapurUnsplash/Sidekix Media Ilustrasi wastafel dapur
Terkadang Anda membutuhkan pembersih yang kuat seperti pemutih, tetapi bahan kimia ini tidak boleh disimpan di bawah wastafel.

"Pemutih harus disimpan dengan aman di garasi, ruang bawah tanah, serta jauh dari jangkauan anak-anak dan barang sehari-hari lainnya," kata Lisa Dooley, pemdan pemilik Your Organized Life di Boston. 

Baca juga: Mulut Keran Wastafel Ternyata Membawa Kotoran Tersembunyi 

Produk yang mudah terbakar

Ini termasuk produk umum seperti pelarut, pengencer, pemoles, cat, dan beberapa pembersih karena dapat terbakar secara acak dalam kondisi yang tepat.

Penyebab paling terkenal dari pembakaran spontan adalah kain berminyak setelah digunakan untuk mengoleskan semir atau pernis furnitur, terutama yang mengandung minyak biji rami. 

Handuk dapur dan kantong kertas

Ilustrasi serbet dapur. PIXABAY/CONGERDESIGN Ilustrasi serbet dapur.
Suzanne Pollak, salah satu pendiri Charleston Academy of Domestic Pursuits, handuk dapur atau serbet dan kantong kertas tidak boleh disimpan di bawah wastafel. Sebab, jika ada kebocoran, handuk dapur atau kantong kertas akan rusak.

Simpan kedua benda tersebut di lemari terdekat atau lemari lain untuk memudahkan mengambilnya. 

Baca juga: Trik Membersihkan Noda Karat pada Wastafel Porselen Pakai Pasta Gigi

Barang yang boleh disimpan di bawah wastafel

Sementara itu, ada beberapa alat yang boleh diletakkan di bawah wastafel dapur seperti berikut ini: 

  • Alat penyimpanan 

Bagian bawah wastafel dapat digunakan untuk menyimpan wadah pembersihan yang menjaga area bawah ini tetap rapi. Dengan wadah ini, Anda dapat mengeluarkan unit secara keseluruhan dan dengan mudah membersihkan bagian bawahnya. 

Baca juga: 5 Jenis Wastafel Dapur Beserta Plus Minusnya

Ilustrasi keset kamar mandi. SHUTTERSTOCK/NEW AFRICA Ilustrasi keset kamar mandi.
Sebelum meletakkan kembali produk apa pun di bawah kabinet wastafel dapur, pertimbangkan meletakkan alas atau keset di bagian bawah yang dapat menampung sedikit air jika terjadi kebocoran. 

"Ini melindungi lemari dan mencegah pembentukan jamur karena kebocoran ke dalam rongga dari bawah dan di belakang wastafel," kata David Schneider, desainer interior perumahan yang berbasis di St Louis, Amerika Serikat. 

Baca juga: Ini Waktu Terbaik Membersihkan Wastafel dan Tips Melakukannya

  • Produk pembersih  

Ada beberapa hal penting yang harus selalu dimiliki, termasuk cuka suling atau pembersih dan sabun cuci piring.

Bagian bawah wastafel dapur merupakan tempat yang nyaman untuk menyimpan spons, sikat pembersih, dan scrubber. Pastikan sering menggantinya karena ini adalah salah satu benda paling kotor di dapur.  

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Wastafel Dapur

  • Alat pemadam api kecil 

Alat ini adalah tindakan pencegahan keamanan jika terjadi kebakaran. Meski sering kali dianggap jarang membutuhkannya, Anda harus menyediakan di dalam dapur untuk berjaga-jaga. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau