Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Tips Mengatasi Kucing yang Ketakutan Menjadi Percaya Diri

Kompas.com, 4 Februari 2022, 12:35 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Tinggal bersama kucing peliharaan yang memiliki ketakutan berlebih bisa menjadi tantangan. Anda akan kesulitan mengajak kucing ke mana pun atau bertemu dengan orang baru.

Belum lagi, beberapa orang sering kali justru membuat kucing semakin ketakutan, bahkan berperilaku agresi pada sahabat bulu. 

Baca juga: Alasan Kucing Menggigit Tangan Pemiliknya Saat Tengah Dibelai

Untuk mengetahui bahwa kucing ketakutan sangat mudah seperti kucing mendesis pada orang asing, bersembunyi di bawah tempat tidur ketika bel pintu berdering, dan menyerang hewan peliharaan lain atau manusia.

Kucing ketakutan yang berlebihan ini tidak hanya membuat Anda kesulitan, tapi juga mengganggu kebahagiaan di rumah, serta membuat kucing sengsara.

Untungnya, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi ketakutan yang dialami kucing dan membuatnya tenang meski membutuhkan waktu serta kesabaran. 

Melansir dari The Spruce Pets, Jumat (4/2/2022), berikut tips mengatasi kucing yang ketakutan menjadi percaya diri.  

Baca juga: 5 Masalah Kesehatan yang Mengintai Kucing Tua

Ciptakan lingkungan yang menenangkan

Ilustrasi kucing ketakutanSHUTTERSTOCK/Chendongshan Ilustrasi kucing ketakutan
Kucing pada dasarnya adalah pengamat dan sangat berhati-hati. Kucing meluangkan waktu untuk mengenal segala sesuatu dan semua orang sebelum mereka merasa cukup nyaman menjelajah serta bersosialisasi.

Cara terbaik menghadapi kucing peliharaan yang penakut adalah membiarkan mereka menyelesaikannya sendiri, tetapi ada beberapa cara untuk mendorongnya. 

Berikan kucing tempat bertengger yang tinggi dan tenang sehingga merasa aman serta bisa pergi saat dibutuhkan. Buat kucing menarik dengan hal-hal seperti catnip atau semprotan feromon kucing yang sangat membantu menenangkan kucing.

Selain itu, tetaplah bersikap normal pada kucing, tapi cobalah menjaga rumah setenang mungkin. Jangan kehilangan kesabaran di sekitar kucing atau berteriak padanya dan hindari kucing dari suara yang mengejutkan. 

Baca juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Kucing yang Tak Mau Minum

Tentukan ruangan khusus untuk kucing 

Ilustrasi kucing ketakutanSHUTTERSTOCK/Jiri Sebesta Ilustrasi kucing ketakutan
Terkadang memiliki rumah yang luas untuk dijelajahi bisa membuat beberapa kucing ketakutan. Jadi, Anda mungkin perlu mempersempit jangkauan kucing untuk sementara.

Ingatlah bahwa kucing bersifat teritorial, jadi memiliki ruang besar untuk "mengawasi" bisa membuat Anda kewalahan.

Menciptakan ruangan khusus untuk kucing bisa menjadi pendekatan baik. Ciptakan rumah dan beri kebutuhan kenyamanan bagi kucing, termasuk makanan, sampah, tempat tidur, juga mainan kucing.  

Awalnya, Anda perlu menutup pintu sampai kucing beradaptasi dengan lingkungannya. Setelah beberapa saat, buka pintunya dan biarkan kucing menjelajahi seluruh bagian rumah dengan kecepatannya sendiri. 

Mungkin pada malam hari ketika semua orang tidur dan itu tidak apa-apa. Tinggalkan semangkuk camilan di ruangan lain untuk mendorong kucing menjelajah lebih sering dan menutup kemungkinan tempat persembunyian. 

Baca juga: 5 Ciri-ciri Kucing yang Merasa Kesepian dan Bosan 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau