Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa Kucing Tidak Suka saat Perutnya Dielus atau Dipegang?

Kompas.com, 17 Februari 2022, 17:46 WIB
Lolita Valda Claudia

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Kucing adalah hewan peliharaan penyayang yang menikmati sentuhan dari pemiliknya. Saat dielus di area tertentu, kucing akan merasa nyaman dan aman saat berada disekitarmu.

Meskipun kucing suka dielus, ada beberapa bagian tubuh kucing yang sebaiknya tidak kamu sentuh salah satunya ialah area perut.

Baca juga: Bukan Benci, Ini Alasan Kucing Suka Menggigit Jari Pemiliknya

Perut kucing mungkin terlihat lembut dan menggoda untuk dielus, namun sebaiknya hindari memegang area perut ini.

Melansir dari National Geographic, Kamis (17/2/2022), berikut ini adalah alasan mengapa kucing tidak suka saat perutnya dipegang.

Baca juga: Selain Mandi, Ini Fungsi Kucing Menjilati Dirinya Sendiri

Alasan kucing tidak suka perutnya dipegang

Ilustrasi kucing melahirkan anaknya. SHUTTERSTOCK/KAREN HOGAN Ilustrasi kucing melahirkan anaknya.

Menurut Lina Provoost, seorang ahli perilaku hewan di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Pennsylvania, kucing memiliki folikel rambut yang sensitif terhadap sentuhan.

Folikel ini terdapat di area perut kucing dan juga ekor karena itu sebaiknya hindari memegang kedua area ini.

Saat kamu memegang area perut, kucing akan menganggap ini adalah rangsangan yang berlebihan sehingga ia akan cenderung lari, marah, menggigit bahkan mencakar.

Baca juga: Jangan Khawatir, Ini Alasan Kucing Dewasa Mendesis pada Anak Kucing

Selain itu, perut adalah bagian yang rentan bagi kucing. Karenanya ia cenderung melindungi area ini dari sentuhan.

Pada area perut terdapat organ vital kucing, saat tidur ia akan mencoba melindungi perutnya dengan cara tidur meringkuk atau menutupi area perut.

Menurut Provoost, sebaiknya perhatikan perilaku dan suasana hati kucing sebelum mulai mengelusnya. Area terbaik untuk mengelus kucing adalah pada bagian kepala, bagian bawah dagu dan pipi.

Baca juga: Apa Efek Suara Keras untuk Kucing?

Pada bagian tubuh ini, kucing menyimpan kelenjar baunya untuk mengenali koloni dan orang yang ia kenali sehingga ia akan merasa lebih nyaman.

Kucing akan menggosokkan wajahnya di area tubuh kita atau dengan sesama kucing untuk membangun koloninya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau