Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Desain Ruang Dapur yang Mengganggu Pemandangan

Kompas.com, 18 Februari 2022, 11:09 WIB
Nabilla Ramadhian,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Ada banyak pilihan desain menarik yang dapat dimasukkan ke dalam ruang dapur.

Akan tetapi, tidak semua desain terlihat menarik meski kamu menyukainya. Bahkan, beberapa desain dianggap dapat mengganggu pemandangan.

Baca juga: 3 Kebiasaan yang Dapat Mengurangi Ruang Penyimpanan di Dapur

Pembawa acara HGTV sekaligus Presiden Hilary Farr Designs, Hilary Farr, mengatakan bahwa terdapat tiga desain ruang dapur yang mengganggu pemandangan.

Untuk mengetahui lebih lanjut, simak selengkapnya, seperti dikutip Apartment Therapy, Jumat (18/2/2022).

1. Gagang pintu lemari dapur sebagai titik fokus

Ilustrasi lemari dapur.SHUTTERSTOCK / Berkay Demirkan Ilustrasi lemari dapur.

Farr menjelaskan, gagang pintu lemari (kitchen hardware) sebaiknya tidak dijadikan sebagai titik fokus pada ruang dapur. Sebab, mereka dapat mengganggu pemandangan, khususnya bagi dapur konsep terbuka.

Disadur dari About Kitchens and More, gagang pintu lemari memiliki berbagai macam desain. Mulai dari kenop kuningan hingga gagang krom.

Baca juga: Jangan Lupa, 8 Benda di Dapur Ini Harus Rutin Dibersihkan

Apabila tetap ingin menjadikan gagang pintu lemari sebagai titik fokus, dia menyarankan untuk memiliki perabotan berbentuk ramping dan sangat linier agar menyatu dengan lemari.

2. Lemari kayu berpola wood stain

Desain ruang dapur lainnya yang menurut Farr dapat mengganggu pemandangan adalah lemari kayu berpola wood stain.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau