Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 20 Februari 2022, 22:10 WIB
Abdul Haris Maulana

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Rayap merupakan bagian dari hama yang dapat bersarang dan memakan segala macam material kayu yang ada di sebuah rumah.

Oleh karena itu, kehadiran serangga satu ini sangat rentan membuat material kayu menjadi rapuh dan rusak.

Jika kamu ingin membasmi rayap yang ada di rumahmu, ada beberapa jenis tanaman yang dapat menjadi bahan pengusir rayap secara alami.

Baca juga: Perlukah Mengganti Kusen Pintu yang Dimakan Rayap?

Dilansir dari Verminkill, Minggu (20/2/2022), berikut ini adalah tiga tanaman yang mampu mengusir rayap dari rumah.

Ilustrasi akar wangiUnsplash/Chang Qing Ilustrasi akar wangi
Akar wangi

Akar wangi atau rumput vetiver adalah tanaman hias yang tidak hanya mengusir rayap, tetapi juga hama serangga lainnya.

Tampilan di sekitar akar wangi ditempatkan akan menjadi lebih baik ketika tanaman ini dirawat dengan baik.

Cara akar wangi mengusir rayap

Ketika berbicara tentang akar wangi dan cara kerjanya untuk mengusir rayap, semuanya bermuara pada senyawa kimia yang dikandung tanaman ini yang dikenal sebagai Nootkatone.

Baca juga: 7 Tanaman Pengusir Kecoak di Rumah

Kandungan ini berfungsi untuk mengusir rayap secara alami dan juga efektif melawan berbagai hama serangga.

Cara menggunakan akar wangi untuk mencegah rayap

Untuk mengusir rayap dari rumahmu adalah dengan menanam akar wangi di sekitar area yang dipenuhi rayap.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau