Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 5 Maret 2022, 15:48 WIB
Lolita Valda Claudia

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Tanaman rosemary merupakan jenis tanaman herbal yang juga sangat populer sebagai tanaman hias.

Daun tanaman rosemary dimanfaatkan sebagai penambah aroma pada masakan seperti steak dan sup. Namun aromanya ia juga sangat bermanfaat sebagai pengharum pada ruangan.

Tanaman ini cukup mudah untuk ditanam, kamu bahkan bisa menyimpannya di dalam maupun di luar rumah. Cara populer untuk menanam rosemary ialah dari biji ataupun dari stek batang.

Melansir dari Master Class, Sabtu (5/3/2022), berikut ini adalah 2 cara menanam rosemary yang mudah untuk kamu praktekkan di rumah.

Baca juga: Jangan Asal, Ini Tips Memangkas Tanaman Rosemary

Cara menanam rosemary dari biji

Rosemary mengandung minyak esensial yang aromanya dibenci nyamuk.Unsplash/Ze Ferarri Rosemary mengandung minyak esensial yang aromanya dibenci nyamuk.

Cara terbaik untuk menanam rosemary dari biji adalah dengan menyemainya di dalam ruangan.

Karena biji rosemary lambat berkecambah dan tumbuh, mulailah untuk menanamnya tiga hingga enam bulan sebelum musim tanam.

Tingkat perkecambahan biji rosemary bisa cukup rendah yaitu 30 persen, untuk itu semai biji lebih banyak daripada banyak tanaman yang kamu harapkan tumbuh.

Baca juga: Apa Perbedaan Rosemary dan Thyme? Ini Penjelasannya

1. Pilih wadah

Kamu bisa menggunakan pot kecil ataupun karton telur untuk menyemai bibit. Selain itu kamu juga bisa menggunakan nampan plastik dengan kubah untuk menjaga kelembaban.

2. Siapkan campuran awal

Pastikan untuk memilih tanah dengan drainase yang baik. Kamu bia membuat campuran sendiri dengan perbandingan perlit dan lumut gambut yang sama atau membeli campuran awal yang steril. Basahi sedikit media tanam sebelum dimasukkan ke wadah.

Baca juga: Simak, Begini Cara Menanam Rosemary, Tanaman Herbal yang Harum

3. Tambahkan biji rosemary

Taburkan 3-4 biji rosemary diatas media tanam campuran, lalu tutup benih dengan sedikit tanah. Jangan menimbun benih terlalu dalam agar benih masih bisa mendapatkan sinar matahari.

4. Berikan sedikit air lalu tutup wadah

Siram benih dengan menggunakan botol semprot, pastikan permukaannya lembab namun jangan terlalu menggenang. Tutup wadah dengan tutup plastik atau bungkus plastik.

Baca juga: Simak, Begini Cara Menanam Rosemary, Tanaman Herbal yang Harum

5. Simpan ditempat cerah dan hangat sampai muncul kecambah

Saat bibit rosemary muncul dari tanah, tempatkan nampan awal benih di nampan air dangkal. Air akan meresap ke dalam tanah melalui lubang drainase wadah. Simpan bibit di tempat yang terkena cahaya langsung.

6. Pindahkan keluar ruangan

Setelah bibit tumbuh setinggi tiga hingga enam inci, pindahkan ke luar ruangan. Tanam bibit rosemary di tanah yang kaya kompos dengan drainase yang baik.

Pilih lokasi di mana tanaman rosemary mendapatkan enam sampai delapan jam sinar matahari langsung setiap hari.

Baca juga: Ragam Manfaat dan Cara Merawat Tanaman Rosemary

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau