Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 5 Maret 2022, 17:33 WIB
Abdul Haris Maulana

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika digunakan terus-menerus, AC yang kamu andalkan untuk mendinginkan sebuah ruangan bisa menjadi rusak.

Meski AC menjadi rusak tidak pernah diharapkan setiap pemiliknya, ini bisa terjadi jika penggunaan dan perawatannya tidak dilakukan dengan tepat.

Untuk menghindari kerusakan yang lebih besar, kamu perlu mengetahui beragam ciri-ciri AC yang mengalami kerusakan.

Baca juga: 7 Hal yang Menyebabkan AC Tidak Bisa Dimatikan

Dilansir beberapa sumber, Sabtu (5/3/2022), berikut ini tujuh ciri-ciri AC rusak yang harus dikenali.

Muncul bau tidak sedap

AC berbau tidak sedap bisa menjadi ciri dari AC rusak. Setidaknya ada dua jenis bau tidak sedap yang mungkin keluar dari AC yang rusak.

Pertama, bau menyengat bisa menandakan ada kabel yang terbakar dalam unit AC.

Kedua, bau apak atau tengik yang menandakan AC milikmu mungkin telah jamuran.

Tagihan listrik melonjak

Baca juga: 5 Tips Menghemat Tagihan Listrik Saat Menggunakan AC di Rumah

Jika intensitas penggunaan AC yang kamu terapkan selalu sama, tetapi tiba-tiba tagihan listrik membengkak, hal ini bisa jadi AC mengalami kerusakan.

Apabila terdapat kerusakan, AC harus bekerja keras agar bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Lampu indikator berkedip

Ketika lampu indikator AC milikmu berkedip, maka kemungkinan AC milikmu mengalami gangguan pada PCB (Printed Circuit Board) nya.

Secara sederhana, PCB merupakan otaknya AC. Jadi, dapat dibayangkan apa yang terjadi ketika otaknya AC sudah rusak.

Freon bocor

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau