Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Simak, Ini 7 Ide Mendesain Kamar Mandi Ramah Anak

Kompas.com, 25 April 2022, 12:45 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber Roohome

JAKARTA, KOMPAS.com - Mendesain rumah yang memiliki anak-anak harus mempertimbangkan banyak hal, terutama faktor keselamatan. 

Sama dengan ruang keluarga dan kamar tidur, kamar mandi juga harus didesain ramah anak. Hal ini mengingat kamar mandi merupakan ruang yang "rawan" di rumah, terutama untuk anak-anak.  

Baca juga: 6 Ide Desain Kamar Mandi Ramah Anak

Pasalnya, di kamar mandi, anak bisa berisiko tergelincir, bahkan terjatuh. Karena itu, penting mendesain kamar mandi ramah anak sehingga si kecil aman saat berada di kamar mandi.

Selain faktor keselamatan, kunci keberhasilan mendesain kamar mandi ramah anak adalah memastikannya menarik, praktis, fungsional, serta memudahkan si kecil. 

Dilansir dari Roohome, Senin (25/4/2022), berikut ini ide mendesain kamar mandi ramah anak. 

Baca juga: 5 Cara untuk Meminimalisir Kelembapan di Kamar Mandi

Pilih tema menyenangkan

Ilustrasi kamar mandi anak, Ilustrasi kamar mandi ramah anak.Shutterstock/Photographee.eu Ilustrasi kamar mandi anak, Ilustrasi kamar mandi ramah anak.
Langkah pertama mendesain kamar mandi ramah anak adalah memilih tema menyenangkan. Jika memiliki anak laki-laki dan perempuan serta memiliki kamar mandi sendiri, sebaiknya memilih desain unisex atau cocok untuk keduanya seperti tema bawah air, luar angkasa, atau pantai.

Tema ini bersifat timeless sehingga tetap cocok saat anak beranjak besar dan bila Anda berencana memiliki lebih banyak anak pada masa depan. Namun, jika ini adalah kamar mandi bersama, gabungkan desain ramah anak yang halus. 

Baca juga: Catat, Ini 5 Furnitur yang Harus Dimiliki di Kamar Mandi

Pasang ubin antiselip

Memasang ubin antiselip tidak hanya bermanfaat untuk anak-anak, tapi juga semua orang yang ada di rumah. Ubin antiselip dapat mencegah terjadinya kecelakaan dan cedera di kamar mandi.

Selain aman, ubin antiselip juga minim perawatan. Cara membersihkannya juga mudah karena hanya membutuhkan sapu dan pel.

Ada banyak desain ubin antiselip untuk dipilih, termasuk potongan tradisional hingga kontemporer. Pilih yang sesuai dengan preferensi anak-anak atau tema pilihan Anda. Ubin ini dapat bertahan selama bertahun-tahun dan tahan terhadap keausan. 

Baca juga: 5 Pilihan Tanaman Hias untuk Kamar Mandi agar Menyerap Kelembapan

Letakkan keset lantai karet di bak mandi

Ilustrasi kamar mandi anak, Ilustrasi kamar mandi ramah anak.Shutterstock/Halfpoint Ilustrasi kamar mandi anak, Ilustrasi kamar mandi ramah anak.
Jika memiliki bak mandi atau bathtub, letakkan keset lantai karet di bawahnya. Anak-anak kemungkinan akan menghabiskan banyak waktu di bak mandi. Jadi, menambahkan keset lantai nonslip sangat penting untuk keamanan.

Berbeda dengan keset lantai tradisional yang dicuci dengan sabun dan air, membersihkan keset antiselip hanya perlu menyedot debunya. 

Baca juga: 6 Tips Menjaga Kebersihan Sikat Gigi yang Disimpan di Kamar Mandi

Gunakan keran air yang di tarik ke bawah

Untuk keran air, sebaiknya menggunakan keran yang ditarik ke bawah untuk wastafel, shower, dan bak mandi. Ini akan memudahkan anak-anak untuk mencapai wastafel.

Selain itu, Anda dapat memutarnya ke samping ketika anak-anak mandi di bak mandi untuk mencegah kepala anak terbentur ke keran air. 

Baca juga: 7 Tips Memaksimalkan Ruang di Kamar Mandi Kecil

Buat kloset, wastafel, dan bathtub lebih rendah

Ilustrasi kamar mandi anak, Ilustrasi kamar mandi ramah anak. Shutterstock/Julia Pavaliuk Ilustrasi kamar mandi anak, Ilustrasi kamar mandi ramah anak.
Sesuaikan ketinggian kloset, wastafel, dan bak mandi dengan tinggi anak sehingga muda menjangkaunya tanpa kesulitan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau