JAKARTA, KOMPAS.com - Kecoak bersembunyi di lokasi gelap pada siang hari dan mencari celah struktural di gedung-gedung untuk dimasuki.
Kecoak mampu menembus dinding melalui retakan, saluran, dan celah, di sepanjang alas tiang, dan bahkan di bawah pelat dinding yang menutupi outlet listrik.
Bahkan, dilansir dari Hunker, Kamis (9/6/2022), dinding berongga terkadang mendukung infestasi kecoa yang berat, dan hama sering berkumpul di sekitar perlengkapan yang lembap, seperti pipa ledeng di kamar mandi dan dapur, karena kecoak menyukai kelembapan.
Baca juga: 5 Bahan Alami yang Ampuh Membasmi Kecoak dari Rumah
Ilustrasi kecoak. Sebanyak 55 spesies kecoak ditemukan di Amerika Serikat, menurut PennState Extension , yang selanjutnya menyatakan bahwa kecoak membawa bakteri penyebab keracunan makanan.
Mereka secara teratur mengais-ngais di permukaan persiapan makanan dan menjarah makanan apa pun yang belum disimpan dalam wadah kedap udara. Bahan makanan manusia dan hewan peliharaan bukan satu-satunya pilihan makanan yang menarik bagi kecoak.
Serangga juga mengkonsumsi kertas dan kain dalam pencarian mereka untuk makanan dan meninggalkan bau kotoran.
Infestasi besar kecoak juga menyebabkan penderita alergi dan asma mengalami serangan, dan hama diketahui menyebarkan debu isolasi dari permukaan interior dinding, ruang merangkak, dan ruang bawah tanah.
Baca juga: Kucing Makan Kecoak, Bahayakah?
Kecoak kecil yang belum dewasa senang tinggal di celah-celah dinding dan area sempit lainnya. Kecoak dapat masuk ke celah berukuran hanya 1cm dan berjalan di sepanjang tepi dinding.
Vakum semua retakan dan fokus pada alas tiang di sepanjang dinding. Penyedot debu menghilangkan kecoak, dan telurnya. Segera buang kantong vakum dan isinya di luar, jauh dari rumah.