Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 18 Juni 2022, 15:53 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Srikaya adalah salah satu tanaman yang banyak digemari masyarakat. Selain buah srikaya yang dikonsumsi, Anda juga dapat menggunakan daun srikaya untuk membuat pestisida nabati.

Dilansir laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Sabtu (18/6/2022), srikaya dapat tumbuh pada ketinggian hingga 800 mdpl dengan suhu antara 21 sampai 30 derajat celcius, curah hujan 500 hingga 1.000 mm, dsn pH tanah antara 5,5 sampai 7,5.

Bagian dari tanaman yang dapat digunakan sebagai pestisida nabati adalah daun dan buahnya yang masih muda. Sebab, pada bagian tersebut mengandung minyak anonain dan resin yang berperan sebagai racun yang dapat menolak dan mengusir hama serangga.

Baca juga: Cara Membuat Pestisida Alami dari Jeruk Nipis untuk Usir Lalat

Ilustrasi hama kutu daun. SHUTTERSTOCK/VERA LARINA Ilustrasi hama kutu daun.

Pestisida nabati dari buah dan daun srikaya dapat mencegah serangga yang akan meletakkan telurnya pada daun tanaman. Pestisida ini juga mengurangi nafsu makan serangga.

Beberapa hama serangga yang dapat dicegah menggunakan pestisida nabati dari daun srikaya antara lain kumbang perusak daun, kutu daun, nyamuk, walang sangit, dan wereng coklat.

Cara membuat pestida nabati dari daun srikaya

Bahan dan alat yang dibutuhkan

  • 500 gram daun srikaya segar
  • 12 sampai 17 liter air
  • Ember

Baca juga: 4 Cara Menggunakan Cengkih sebagai Pestisida Alami untuk Tanaman

  • Pisau
  • Panci
  • Saringan

Cara membuat

Didihkan daun srikaya dalam 2 liter air sampai tersisa setengah liter. Setelah dingin, saring.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau