Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Aman Mencuci Pakaian Putih dengan Kain Berwarna

Kompas.com, 17 Juli 2022, 14:30 WIB
Nabilla Ramadhian,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Saat mencuci pakaian, beberapa orang menghindari mencuci pakaian berwarna putih bersama dengan pakaian atau kain berwarna.

Hal ini lantaran khawatir pakaian berwarna akan luntur dan mengotori pakaian putih. Akan tetapi, pakaian putih sebenarnya bisa dicuci bersamaan dengan pakaian berwarna lainnya. Hanya saja, ada beberapa hal yang perlu diketahui untuk tetap menjaga warnanya.

Baca juga: Trik Membuat Pakaian Putih Lebih Cerah

Berikut tips aman mencuci pakaian putih dengan pakaian berwarna dilansir dari Better Homes and Gardens, Minggu (17/7/2022). 

Ketahui suhu siklus pencucian yang ideal

Ilustrasi mencuci pakaian, mengeringkan pakaian di mesin cuci. SHUTTERSTOCK/NEW AFRICA Ilustrasi mencuci pakaian, mengeringkan pakaian di mesin cuci.

Mary Gagliardi, ilmuwan in-house dan ahli kebersihan In-house di Clorox menjelaskan, kamu perlu mengetahui suhu siklus pencucian yang ideal. 

Untuk pakaian berwarna, pastikan mencucinya dengan air panas. Jika tidak, hindari mencucinya dengan pakaian berwarna putih.

Menurut Gagliardi, pakaian putih membutuhkan suhu pencucian setidaknya hangat apabila tidak bisa dicuci dengan air panas. Metode ini untuk memastikan pakaian benar-benar bersih.

Baca juga: Cuka Putih Wajib Ditambahkan ke Dalam Mesin Pencuci Piring, Mengapa? 

Jangan campur dengan warna hitam

Meski pakaian berwarna bisa dicuci dengan siklus pencucian hangat atau panas, sebaiknya hindari mencampurnya dengan pakaian putih.

“Jika berpikir untuk menambahkan satu pakaian putih ke siklus pencucian pakaian berwarna gelap, sebaiknya jangan. Ada terlalu banyak potensi transfer pewarna,” jelas Gagliardi. 

Baca juga: Penyebab Bau Apak dan Jamur pada Pakaian dan Cara Mengatasinya

Ketahui ketahanan warna

Ilustrasi mencuci pakaian bayi, mencuci pakaian anak.FREEPIK/BEARFOTOS Ilustrasi mencuci pakaian bayi, mencuci pakaian anak.

Hindari mencampur pakaian putih dengan pakaian berwarna yang baru dibeli. Sebab, belum tentu kamu sudah mengetahui ketahanan warna pakaian.

Bisa saja pakaian berwarna mudah luntur dan mengotori pakaian putih.

“Meski pakaian berwarna lebih gelap sudah dimiliki sejak lama, biasanya bukan ide baik untuk mencampurkan pakaian berwarna gelap seperti biru tua, hitam, dan coklat tua dengan warna lebih terang selain putih,” papar Gagliardi.

Baca juga: Tips Mencuci Bantal yang Menguning agar Kembali Putih Bersih 

Sortir pakaian

Gagliardi merekomendasikan menyortir semua pakaian yang hendak dicuci dalam tiga kategori, yakni pakaian putih yang aman dicuci dengan pemutih, pakaian berwarna, dan pakaian berwarna gelap.

Menurutnya, metode ini memudahkan kamu untuk memilih suhu pencucian hangat atau panas, menggunakan produk pencuci yang sesuai, serta menghindari transfer warna.

Baca juga: Simak, Ini Tips Mencerahkan Pakaian Putih yang Menguning

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau