Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Barang yang Harus Disingkirkan dari Kamar Tidur, Kenapa?

Kompas.com, 8 September 2023, 10:13 WIB
Dominikus Wirawan Kuncorojati,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kamar tidur merupakan ruang untuk tidur, beristirahat, dan mengisi kembali energi sehingga perlu dibuat senyaman mungkin.

Michelle Urban, pendiri The Organized House, mengatakan kamar tidur seharusnya menjadi tempat menenangkan untuk melarikan diri dari kekacauan, merilekskan pikiran, dan tidur nyenyak. 

Baca juga: Simak, 7 Hal yang Harus Disingkirkan dari Ruang Tamu

Namun, ada beberapa hal yang dapat menghambat waktu istrahat dan membuat suasana kamar tidur tidak nyaman, salah satunya kondisi yang berantakan.

Kondisi berantakan ini tak lain berasal dari barang-barang yang ada di kamar tidur, bahkan barang tersebut tidak seharusnya berada di sana. 

Maka itu, Anda perlu melakukan pembersihan dan menyingkirkan barang-barang yang tidak diperlukan di kamar tidur. 

Dikutip dari Homes and Gardens, Jumat (8/9/2023), berikut sejumlah barang yang harus disingkirkan dari kamar tidur

Baca juga: 6 Tanaman Hias yang Cocok Diletakkan di Kamar Tidur

Tumpukan pakaian di lantai

Ilustrasi pakaian wol.Shutterstock/Africa Studio Ilustrasi pakaian wol.
Bereskan kekacauan di kamar tidur dengam memulai dari lantai. Michelle mengatakan cara tercepat merapikan kamar tidur adalah menyingkirkan semua barang dari lantai.

"Jika ada tumpukan pakaian kotor di lantai, taruhlah di keranjang cucian. Jika pakaian menumpuk di ujung tempat tidur, gantunglah pada gantungan baju di lemari," katanya.

Ia menyarankan meluangkan waktu lima hingga 10 menit setiap malam sebelum tidur untuk mengambil serta menyimpan pakaian atau barang yang tergeletak di lantai.

Baca juga: Selain Pakaian, 6 Barang Ini Dapat Dicuci dengan Mesin Cuci

Kertas berantakan

Selanjutnya, barang yang harus disingkirkan dari kamar tidur adalah kertas yang berantakan atau tidak lagi diperlukan. Kertas-kertas ini dapat memenuhi permukaan dan laci dengan cepat.

Michelle menyarankan, ketika merapikan tumpukan kertas, mulailah dengan sesuatu yang mudah dan buang semua yang tidak lagi dibutuhkan. 

Caroline Roberts, pendiri The Simplified Island, menambahkan kamar tidur harus mempersiapkan kita untuk tidur ketika memasuki ruangan.

Kekacauan berlebihan, baik koleksi, tumpukan majalah, maupun tugas-tugas kecil akan menstimulasi otak dan membuat sulit tidur.

Baca juga: 11 Cara Menata Kamar Tidur Kecil agar Tidak Berantakan

Pernak-pernik lama di dresser, rak, dan meja nakas

Ilustrasi meja nakas, meja samping tempat tidur. SHUTTERSTOCK/NEW AFRICA Ilustrasi meja nakas, meja samping tempat tidur.
Menurut Michelle, meja nakas atau meja samping tempat tidur dan dresser dapat menjadi tempat kekacauan dimulai. 

"Kurangi barang di atas dan dalam nakas serta dresser. Hanya simpan barang-barang yang berhubungan dengan kamar tidur," imbuhnya. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau