Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Ide Desain Interior yang Dapat Meningkatkan Kesehatan Mental

Kompas.com, 9 Maret 2024, 17:00 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi sebagian besar dari kita, rumah adalah tempat perlindungan untuk beristirahat dan bersantai setelah beraktivitas serrta melewati hari yang panjang. 

Namun, rumah juga merupakan tempat kita menghabiskan banyak waktu berkat kerja jarak jauh dan dari rumah. 

Baca juga: 3 Cara Pembersihan ala TikTok yang Sebaiknya Tidak Dicoba di Rumah

Banyak orang harus menyesuaikan diri dengan rumah sebagai tempat berlindung dan kantor mereka yang aman.

Ketika rumah menjadi ruang dengan berbagai fungsi, menciptakan lingkungan yang meningkatkan serta memelihara kesehatan mental dan kesejahteraan kita secara keseluruhan menjadi semakin penting.

Dari memilih warna cat dinding, penggunaan cahaya, hingga cara menata furnitur, pilihan dekorasi interior dapat berperan besar dalam kesehatan mental Anda serta meningkatkan suasana hati. 

Nah, dilansir dari Tom's Guide, Sabtu (9/3/2024), berikut lima ide desain interior yang dapat meningkatkan kesehatan mental. 

Baca juga: 5 Area dan Benda di Rumah yang Sering Lupa Dibersihkan

Cahaya alami

Ilustrasi ruang keluarga bergaya monokrom.Unsplash/lotusdnp Ilustrasi ruang keluarga bergaya monokrom.
Mengekspos diri Anda pada cahaya alami diketahui meningkatkan “hormon bahagia” atau serotonin.

National Library of Medicine melaporkan bahwa hormon serotonin meningkat ketika terkena sinar matahari. Hal ini bisa kita rasakan saat keluar rumah pada hari yang cerah.

Hal yang sama terjadi ketika kita berada di dalam rumah. Membuka jendela pada siang hari akan memungkinkan sinar matahari alami masuk, sementara penggunaan warna terang pada dinding dan lantai akan membantu memantulkan cahaya alami.

Sebaiknya, hindari warna gelap pada dinding dan perabotan karena tidak reflektif serta memiliki efek sebaliknya.

Jika tetap ingin memberikan warna yang gelap, Anda dapat menggunakannya sebagai aksen pada bantal dan aksesori.

Salah satu cara mengatasi interior gelap adalah memposisikan cermin secara hati-hati untuk menangkap dan memantulkan cahaya alami dari jendela sehingga membuat ruangan tampak lebih cerah. Ini adalah teknik yang dapat digunakan palet warna apa pun yang dipilih. 

Baca juga: 5 Cara Menciptakan Rumah yang Estetik dengan Anggaran Terbatas

Pilih warna cat dinding yang tepat

Ilustrasi ruang tamu dengan nuansa warna kuning.SHUTTERSTOCK/PIXEL-SHOT Ilustrasi ruang tamu dengan nuansa warna kuning.
Selanjutnya, ide desain interior yang dapat meningkatkan kesehatan mental adalah menggunakan warna yang tepat. 

Menurut psikologi warna, warna memiliki kekuatan untuk meningkatkan suasana hati, mengurangi stres, serta meningkatkan kesehatan mental dan fisiologis.

Sarah Noyce, pemilik toko peralatan rumah tangga Salt and Steel, mengatakan dari warna cat dinding hingga warna furnitur, semuanya memiliki kekuatan mengubah perasaan Anda. 

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau