Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membuat Pembersih Lantai dari Bahan Sederhana, Mudah dan Murah

Kompas.com, 4 September 2024, 20:05 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

Sumber The Spruce

KOMPAS.com - Larutan pembersih lantai bisa dibuat sendiri dengan bahan-bahan sederhana yang ada di rumah. Kamu bahkan bisa membuat pembersih khusus untuk lantai kayu, vinil, dan keramik.

Bahan-bahan yang digunakan tidak terlalu keras dan lebih murah daripada produk komersial. Jadi, kamu bisa menggunakannya sebagai alternatif saat ingin berhemat.

Mengutip The Spruce, Rabu (4/9/2024), berikut adalah bahan-bahan dan cara membuat pembersih lantai dari bahan sederhana.

Baca juga: Perlukah Mengepel dengan Pembersih Lantai yang Dilengkapi Pewangi?

Cara membuat pembersih lantai untuk lantai kayu

Ilustrasi membersihkan lantai kayu. SHUTTERSTOCK/FIZKES Ilustrasi membersihkan lantai kayu.

Kunci untuk menjaga lantai kayu tetap bersih dan berkilau adalah dengan membersihkan debu dan kotorannya secara teratur. Untuk menghilangkan kotoran pada lantai kayu, kamu harus menggunakan pembersih yang lembut agar permukaan lantai tidak tergores.

Lapisan akhir pada lantai kayu tidak tahan terhadap pembersihan yang keras, seperti terlalu banyak air atau bahan kimia yang kuat. Untuk membuat pembersih lantai kayu, campurkan bahan-bahan berikut ini dalam ember besar:

  • 4 liter air hangat
  • 60 ml cuka putih
  • 2 hingga 3 tetes minyak esensial (opsional)

Baca juga: Hindari, Ini Kesalahan Saat Membersihkan Lantai Kamar Mandi

Selalu bersihkan lantai kayu dengan penyedot debu atau pel khusus debu terlebih dahulu untuk menghilangkan kotoran yang menempel.

Selanjutnya, celupkan kain mikrofiber ke dalam larutan pembersih yang sudah dibuat, lalu peras hingga tidak menetes dan hanya lembap saat disentuh. Ingat, jangan sampai kain lantai terlalu basah saat akan mengepel lantai kayu.

Cara membuat pembersih lantai untuk lantai vinyl

Lantai vinyl jenis apa pun dapat dibersihkan dengan pembersih lantai buatan sendiri. Untuk membuat cairan pembersih, campurkan bahan-bahan berikut di dalam ember:

Baca juga: 5 Kesalahan Mengepel yang Dapat Merusak Lantai

  • 8 liter air
  • 120 ml alkohol gosok
  • 120 ml cuka putih
  • 2-3 tetes cairan pencuci piring
  • 2-3 tetes minyak esensial (opsional)

Cara membersihkan lantai vinyl dengan pembersih ini sama seperti membersihkan lantai kayu. Pertama, gunakan penyedot debu untuk menyingkirkan kotoran.

Kemudian, celupkan kain mikrofiber ke dalam larutan pembersih, lalu peras hingga tidak menetes. Pastikan kain tidak terlalu basah saat digunakan untuk mengepel lantai.

Baca juga: Tips Membersihkan Lantai Marmer agar Tetap Kinclong dan Menarik

Cara membuat pembersih lantai keramik

Iluatrasi membersihkan lantai keramikFREEPIK.COM/MASTER1305 Iluatrasi membersihkan lantai keramik

Pembersih lantai DIY ini cocok untuk lantai keramik dan ubin. Ikuti takarannya dengan benar agar cairan tidak terlalu berbusa dan kamu tidak perlu membilas lantai setelah mengepel. Berikut adalah bahan-bahan yang harus dicampurkan untuk membuat pembersih lantai keramik:

  • 8 liter air panas
  • 60 ml cuka putih
  • 1 sendok makan cairan pencuci piring

Sedot debu, sapu, atau pel lantai untuk menghilangkan berbagai kotoran pada permukaannya.

Baca juga: Mudah, Begini Cara Mengecat Lantai Ubin

Langkah selanjutnya, celupkan kain pel ke dalam larutan pembersih, peras hingga tidak terlalu basah, lalu pel lantai. Bilas kain pel dengan air bersih jika terkena kotoran, sebelum mencelupkannya kembali ke dalam larutan pembersih.

Sebagai catatan, ingatlah untuk mencampurkan larutan pembersih secukupnya untuk setiap pembersihan. Namun, jika kamu memiliki sisa larutan pembersih, simpanlah dalam wadah yang bersih dan kedap udara serta beri label dengan jelas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau