Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Hal yang Membuat Jendela Harus Lebih Sering Dibersihkan

Kompas.com, 16 Oktober 2024, 17:00 WIB
Dena Sari Dewi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Jendela menjadi jalan keluar dan masuknya udara segar dan cahaya alami ke rumah.

Jendela juga dapat menjadi perantara melihat dunia luar dari rumah tanpa perlu membuka pintu serta melengkapi tampilan hunian. 

Baca juga: 7 Tanaman Hias untuk Mempercantik Ambang Jendela

Tak heran, jendela menjadi komponen penting yang harus mendapat perhatian dalam pembersihan maupun perawatan untuk menjaga tetap dalam kondisi baik. 

Apalagi, jendela juga mudah kotor dan menumpuk debu, kotoran, serpihan, serbuk sari, endapan asam, dan kontaminan lainnya.

Kotoran ini dapat membuat pandangan terhalangi, mengurangi keawetan jendela secara keseluruhan, serta membuat jendela lebih sulit dioperasikan atau macet.

Jadi, sebaiknya, membersihkan jendela sebulan sekali dan secara menyeluruh setiap enam bulan sekali untuk membantu menghilangkan noda, sidik jari, juga goresan.

Namun, ada beberapa faktor yang membuat pembersihan jendela harus ditingkatkan. 

Dikutip dari Better Homes and Gardens, Rabu (16/10/2024), berikut beberapa hal yang membuat jendela harus lebih sering dibersihkan

Baca juga: 6 Kesalahan Membersihkan Jendela yang Bikin Kaca Kusam

Ada pohon di dekat jendela

Ilustrasi membersihkan jendela Shutterstock/New Africa Ilustrasi membersihkan jendela
Adanya pohon, bunga, semak, dan dedaunan di dekat jendela dapat menambah risiko jendela kotor lebih besar.

Maka itu, perlu memangkas pohon yang dekat atau sudah menyentuh jendela. 

Aktivitas serangga

Aktivitas serangga yang tinggi dapat dengan cepat mengotori jendela. Misalnya, sarang laba-laba, kotoran serangga, dan sarang serangga lainnya. 

Segera menyingkirkan aktivitas serangga ini dari jendela untuk memastikan jendela tetap bersih. 

Baca juga: Cara Membasmi Sarang Laba-laba dari Jendela dengan Bahan Alami

Cuaca buruk

Cuaca buruk juga menjadi hal yang membuat jendela harus lebih sering dibersihkan. Cuaca dengan angin kencang mendorong debu dan serbuk sari menempel pada jendela.

Begitu pun hujan dapat meninggalkan uap air dan bercak yang menghalangi pandangan jendela.

Jika mengalami cuaca ekstrem, perlu membersihkan jendela lebih sering untuk menghilangkan partikel-partikel yang menempel.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau