Penulis
KOMPAS.com - Siapa bilang polusi udara hanya ada di luar rumah? Udara di dalam ruangan juga dapat terkontaminasi oleh zat-zat berbahaya dari asap rokok, pembakaran sampah, pengharum ruangan, dan lain-lain.
Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah menggunakan air purifier di rumah. Air purifier merupakan alat yang dirancang untuk menjernihkan udara dari partikel debu, bulu hewan, dan polutan udara lainnya.
Filter dalam air purifier bekerja menyaring berbagai kontaminan di udara. Kemudian, udara bersih akan dialirkan kembali ke ruangan.
Baca juga: 5 Alasan Perlu Memiliki Air Purifier di Rumah Kecil
Ilustrasi air purifier di kamar tidur.Dikutip dari Better Homes and Gardens, Kamis (17/10/2024), menempatkan air purifier secara strategis di rumah sangat penting untuk menghilangkan partikel berbahaya di udara dari berbagai polutan, termasuk jamur, lumut, debu, bulu hewan peliharaan, dan asap.
Agar air purifier menjalankan fungsi tersebut, tempatkan alat ini di ruangan dengan potensi kontaminan paling tinggi.
Selain itu, jika kamu hanya memiliki satu unit air purifier, kamu bisa juga menaruhnya di tempat para penghuni rumah menghabiskan sebagian besar waktu, seperti ruang tamu, ruang kerja, ruang keluarga, atau kamar tidur.
Baca juga: Cara Menggunakan Air Purifier untuk Menghilangkan Debu Lebih Efisien
Sebaiknya, pilih air purifier yang mudah dipindahkan. Dengan demikian, kamu bisa menyesuaikan penempatan air purifier sesuai kebutuhan dan kondisi di rumah.
Ingat, jangan meletakkannya di sudut atau menyelipkannya di balik furnitur! Untuk mengoptimalkan aliran udara, kamu bisa menargetkan titik masuk, seperti pintu depan, ruang tamu, atau jendela.
Dikutip dari CNET, Kamis (17/10/2024), penting untuk dicatat bahwa faktor lain dapat menentukan cara kerja air purifier, seperti perawatan dan pembersihan rutin. Air purifier udara mungkin dipasang dengan benar di suatu ruangan, tetapi jika kamu tidak membersihkannya secara teratur (setiap beberapa bulan atau lebih), kinerjanya dapat menurun seiring waktu.
Sebaiknya, kamu juga memilih air purifier yang ukurannya sesuai dengan luas ruangan. Jika tidak, hal ini bisa juga mengakibatkan air purifier tidak berfungsi maksimal.
Baca juga: Apa Itu Filter HEPA pada Air Purifier dan Manfaatnya?
Ilustrasi penggunaan air purifier di rumah.Sebagian besar air purifier mensterilkan udara dengan menarik udara dalam ruangan melalui filter. Filter kemudian menangkap debu dan partikel udara lainnya sebelum melepaskan udara bersih kembali ke dalam ruangan.
Filter yang digunakan air purifier biasanya terbuat dari fiberglass, kertas, kasa, karbon, busa, atau aluminium.
Menurut Environmental Protection Agency (EPA), air purifier dengan filter high-efficiency particulate air (HEPA) dapat menghilangkan hingga 99,9 persen partikel di udara berukuran sekecil 0,3 mikron.
Baca juga: 5 Manfaat Kesehatan yang Didapat dari Menggunakan Air Purifier
Menggunakan air purifier untuk menghilangkan debu dapat mengurangi konsentrasi polutan partikulat kecil, alergen, dan racun secara signifikan. Kualitas udara yang lebih baik ini memiliki beberapa manfaat, yaitu sebagai berikut: