Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Tempat Terburuk untuk Menempatkan Pohon Natal di Rumah

Kompas.com, 8 Desember 2024, 18:45 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

Sumber Livingetc

KOMPAS.com - Menentukan lokasi untuk meletakkan pohon Natal di rumah sering kali merupakan kebiasaan yang diulang dari tahun ke tahun.

Namun, jika kamu ingin mencoba sesuatu yang baru tahun ini atau baru saja pindah rumah, penting untuk mengetahui tempat-tempat yang perlu dihindari saat menempatkan pohon Natal.

Menurut para desainer interior dan pakar dekorasi, melansir Livingetc, Minggu (8/12/2024), berikut adalah beberapa tempat terburuk untuk menempatkan pohon Natal.

Baca juga: 5 Dekorasi Natal yang Sudah Ketinggalan Zaman

Area yang sempit

Ilustrasi pohon natal. PEXELS/OLEG ZAICEV Ilustrasi pohon natal.

Meskipun mungkin terlihat sederhana, menempatkan pohon Natal di area sempit sebenarnya bisa mengurangi keindahannya.

Menurut Patricia Derpinski, desainer interior di Hudson Holiday Decor, hindari tempat-tempat sesak untuk menempatkan pohon Natal, seperti lorong sempit atau di depan furnitur besar yang menghalangi pandangan.

Hindari pula menempatkan pohon Natal di depan pintu lemari atau saklar lampu, yang bisa menghalangi akses sehari-hari.

Selain itu, desainer interior Anna Tatsioni mengatakan bahwa pohon Natal bukan sekadar dekorasi. Tetapi, benda tersebut harus melengkapi ruangan, menciptakan harmoni, dan menghadirkan suasana hangat.

Untuk rumah dengan ruang yang terbatas, kamu bisa memilih pohon Natal alternatif seperti pohon pipih yang tetap cantik tanpa mengorbankan ruang.

Baca juga: 7 Ide Dekorasi Natal untuk Ruang Tamu Kecil

Dekat sumber panas

Meletakkan pohon Natal di dekat perapian mungkin terlihat seperti pemandangan khas dalam film Natal, tetapi ini adalah lokasi yang sangat tidak disarankan.

Pohon hidup yang diletakkan dekat perapian aktif atau sumber panas lainnya berisiko cepat kering, sehingga meningkatkan potensi kebakaran.

Tak hanya itu, menurut Patricia, selain alasan keamanan, menjauhkan pohon dari sukber panas juga membantu mempertahankan keindahannya. Pohon asli yang terkena panas terlalu lama akan cepat kering, sedangkan pohon tiruan bisa memudar warnanya.

Pohon Natal, baik asli maupun buatan, sebaiknya dijauhkan setidaknya 1 hingga 1,2 meter dari sumber panas seperti perapian, radiator, atau ventilasi udara. Selain mengurangi risiko kebakaran, langkah ini juga menjaga kondisi pohon tetap segar lebih lama.

Baca juga: 5 Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Membeli Pohon Natal

Dekat jendela

Ilustrasi pohon Natal.Shutterstock/Alena Gan Ilustrasi pohon Natal.

Jendela sering dianggap lokasi yang ideal karena memberikan pemandangan pohon dari dalam maupun luar rumah. Namun, menempatkan pohon terlalu dekat dengan jendela yang terpapar sinar matahari langsung bisa memperpendek umur pohon Natal, terutama pohon asli.

Jendela dengan paparan sinar matahari dari arah selatan cenderung memiliki intensitas cahaya yang tinggi, sehingga dapat membuat pohon asli cepat kering atau menyebabkan pohon tiruan kehilangan warnanya.

Jika ingin meletakkan pohon Natal di dekat jendela, pastikan lokasinya tidak terpapar sinar matahari langsung atau angin yang berlebihan. Alternatifnya, pilih lokasi yang memberikan keseimbangan antara estetika dan umur penggunaan pohon.

Baca juga: 5 Ide Dekorasi Natal yang Meriah Tanpa Pohon Natal

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau