Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 4 Januari 2025, 18:18 WIB
Dena Sari Dewi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Oven digunakan untuk memasak berbagai hidangan, baik menu utama, roti, dan aneka kue. 

Lantaran digunakan memasak berbagai hidangan, oven dapat kotor, kehilangan kilaunya, dan sisa makanan menempel di dalamnya. 

Baca juga: Cara Membersihkan Oven Setelah Membuat Kue Natal 

Namun, sisa makanan yang menempel di oven bisa berkerak sehingga cukup sulit dibersihkan serta membutuhkan cara dan produk tepat untuk membersihannya.

Disadur dari Better Homes and Gardens, Sabtu (4/1/2025), berikut cara membersihkan oven.

Matikan dan dinginkan oven terlebih dulu 

Ilustrasi oven.Shutterstock/New Africa Ilustrasi oven.
Sebelum mulai membersihkan kotoran dan sisa makanan yang menempel, pastikan mencabut oven dari stopkontak dan biarkan sampai benar-benar dingin dulu demi keamanan.

Setelah itu, campurkan larutan pembersih sendiri dengan baking soda dan air. Salah satu cara mudah membersihkan oven adalah menggunakan larutan pembersih rumah tangga, sepertibaking soda dan air.

Untuk keseluruhan metode ini, gunakan baking soda, air, cuka putih, kain lap basah, sarung tangan karet, dan botol semprot. Amonia juga dapat digunakan sebagai alternatif bagus untuk campuran baking soda.

Dalam mangkuk kecil, campurkan 118 mililiter baking soda dengan beberapa sendok makan air sampai menjadi adonan seperti pasta. 

Baca juga: Bolehkah Menempatkan Kulkas di Samping Oven?

Lapisi bagian dalam oven dengan pasta pembersih

Selanjutnya, cara membersihkan oven adalah melapisi bagian dalam oven dengan pasta pembersih. Ratakan pasta pembersih ke seluruh bagian dalam oven. Gunakan sarung tangan karet jika oven sangat kotor. 

Jika pasta berubah menjadi warna kecoklatan, artinya pasta bekerja melepaskan kerak yang menempel.

Diamkan semalaman

Diamkan pasta baking soda di dalam oven selama 12 jam atau semalaman agar pasta dapat bekerja maksimal untuk membersihkan oven.

Bersihkan pasta pembersih dengan kain

Setelah oven dilapisi dengan larutan baking soda selama 12 jam atau semalaman, ambil kain lap basah dan lap bagian dalamnya sebisa mungkin.

Spatula dapat digunakan untuk mengikis noda baking soda yang membandel di tempat yang sulit dijangkau. 

Baca juga: 5 Cara Membersihkan Oven Tanpa Bahan Kimia Keras

Semprotkan dengan cuka

Tuang sedikit cuka putih ke dalam botol semprot, lalu semprotkan ke seluruh bagian dalam oven untuk memastikannya bersih berkilau dan menyeluruh.

Saat bereaksi dengan pasta baking soda, cuka akan mulai berbusa dan ini adalah reaksi yang normal.

Bersihkan oven untuk terakhir kalinya

Ambil kain basah dan lap dengan kain bersih, bersihkan setiap sudut dan celah untuk memastikan tidak ada sisa residu baking soda yang tersisa. Semprotkan cuka tambahan untuk memastikan semuanya 100 persen bersih. 

Baca juga: 6 Kesalahan Menggunakan Oven yang Bikin Cepat Rusak 

Bersihkan rak oven

Terakhir, cara membersihkan oven adalah membersihkan rak. Seka rak oven hingga bersih, kemudian masukkan kembali ke oven dalam keadaan kering.

Oven pun kembali bersih berkilau dan siap digunakan kembali. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau