Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pakaian yang Harus dan Tidak Boleh Dicuci dengan Membaliknya

Kompas.com, 6 Maret 2025, 22:09 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pakaian kotor dapat menumpuk dengan cepat dan mengatasinya bisa terasa merepotkan. 

Tugas mencuci pakaian dapat menguras tenaga, melelahkan, serta memakan waktu. Namun, mencuci pakaian dengan membaliknya bisa menjadi langkah sederhana untuk membuat hari binatu berjalan lebih lancar karena ternyata ada banyak manfaatnya yang diberikan. 

Namun, ada juga kekurangan dari hal ini. Disadur dari Real Simple, Kamis (6/3/2025), dua ahli binatu memberikan pandangan mereka tentang mengapa harus mencuci pakaian dengan membaliknya dan kapan tidak harus. 

Baca juga: 3 Kesalahan Mencuci Pakaian Dalam yang Harus Dihindari

Mengapa harus mencuci pakaian dengan membaliknya? 

Ilustrasi mencuci pakaian.Shutterstock/Rozhnovskaya Tanya Ilustrasi mencuci pakaian.
Membalikkan pakaian sebelum mencucinya akan membantu melindungi warna pakaian agar tidak pudar.

Selain itu, membalikkan pakaian, seperti jeans dari dalam ke luar, membantu mencegah iritasi pada barang-barang lain dengan kain sensitif yang dapat rusak karena bergesekan dengan ritsleting, kancing, dan bahan berat. 

Forrest Webber, pemilik Bear Brothers Cleaning di Huntsville, Alabama, Amerika Serikat, mengatakan mencuci pakaian dan membaliknya akan membantu melindungi kain bagian luar dari gesekan selama pencucian, yang sangat penting untuk mempertahankan warna dan membuat pakaian terlihat baru. 

Baca juga: 5 Jenis Pakaian yang Tidak Boleh Dicuci Bersamaan  

"Hal ini juga dapat melindungi motif dan bordir pakaian serta membersihkan pakaian bagian dalam secara menyeluruh karena menghilangkan keringat, minyak tubuh, dan sel-sel kulit dari pakaian," kata Webber. 

Meski secara teknis tidak mungkin sepenuhnya mencegah warna luntur pada kain,  membalikkan pakaian dari dalam ke luar akan memperlambat prosesnya.

Jadi, jeans atau kaus favorit dapat bertahan lebih lama. 

Tom Ceconi, Presiden Heritage Park Laundry Essentials, menjelaskan, seiring waktu, bahkan bahan katun yang mahal pun akan memudar dan menjadi lebih lembut. 

Namun, jika mempertahankan warna adalah tujuan kamu, dapat mencuci barang-barang ini dengan cara terbalik dan menunda proses pemudarannya. 

Baca juga: 3 Kesalahan Mencuci Pakaian Dalam yang Harus Dihindari

Pakaian yang harus dicuci dengan membaliknya

Sebagian besar pakaian harus dibalik sebelum mencucinya, termasuk: 

  • Jeans.
  • Pakaian atletik.
  • Kemeja katun.
  • Pakaian berwarna cerah.
  • Pakaian berwarna gelap.
  • Bahan halus yang tidak memiliki noda

Pakaian olahraga yang berkeringat adalah kandidat tepat untuk dicuci dari dalam ke luar. Tentu saja, pakaian-pakaian ini terbuat dari bahan yang dirancang untuk menyerap keringat. 

Namun, menurut Ceconi, bagian dalam kain yang bersentuhan dengan tubuh kamu akan menerima beban keringat, minyak, deodoran, krim, losion, dan bau.

Kategori ini juga mencakup beberapa seragam olahraga, asalkan tidak kotor, bahkan pakaian biasa yang terkena keringat.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau