Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 23 Maret 2025, 16:30 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

Sumber The Spruce

KOMPAS.com - Dapur sering kali terkena cipratan minyak, terutama di sekitar kompor dan wastafel. Jika tidak segera dibersihkan, minyak dapat menumpuk di lemari dapur, membuatnya terlihat kusam dan lengket.

Selain mengganggu estetika, penumpukan minyak juga bisa menjadi tempat menempelnya debu dan kotoran, yang berpotensi menimbulkan bau tidak sedap.  

Untuk menjaga lemari dapur tetap bersih, melansir The Spruce, Minggu (23/3/2025), ada beberapa metode pembersihan yang bisa digunakan sesuai dengan jenis bahan lemari.  

Baca juga: 7 Cara Merapikan Lemari Dapur agar Tetap Rapi

Sesuaikan pembersihan dengan bahan lemari dapur 

Ilustrasi dapur, ilustrasi lemari dapur kayu solid, kitchen set. SHUTTERSTOCK / George Tsamakdas Ilustrasi dapur, ilustrasi lemari dapur kayu solid, kitchen set.

Sebelum mulai membersihkan, penting untuk mengetahui jenis bahan lemari dapur agar tidak merusak lapisannya.  

Lemari kayu lebih rentan terhadap kelembapan dan bahan pembersih berbasis asam seperti cuka. Sebaiknya gunakan pembersih yang lembut dan segera keringkan setelah dibersihkan.  

Kemudian, lemari laminasi lebih tahan terhadap air dan bahan pembersih berbasis asam. Bisa dibersihkan dengan cuka atau baking soda, tetapi tetap perlu digosok dengan lembut.  

Terakhir, lemari yang dicat dapat menjadi kusam jika sering terkena bahan pembersih yang abrasif. Gunakan kain mikrofiber dan larutan pembersih yang sudah diencerkan untuk menghindari kerusakan pada lapisan cat.  

Baca juga: 5 Warna Lemari Dapur yang Cocok untuk Dapur Minimalis

Membersihkan lemari dapur dengan sabun cuci piring 

Sabun cuci piring adalah solusi yang paling sederhana dan efektif untuk menghilangkan minyak karena mampu melarutkan lemak tanpa merusak permukaan lemari.  

Berikut adalah langkah-langkah membersihkan lemari dapur dengan sabun cuci piring:

  • Campurkan beberapa tetes sabun cuci piring dengan air hangat dalam mangkuk atau botol semprot.  
  • Celupkan kain mikrofiber atau spons ke dalam larutan, lalu peras hingga tidak terlalu basah.  
  • Usapkan kain atau spons ke permukaan lemari dengan gerakan memutar atau dari atas ke bawah.  
  • Fokus pada area yang memiliki noda minyak lebih tebal dan berikan sedikit tekanan saat menggosok.  
  • Setelah minyak terangkat, bilas kain dengan air bersih dan lap kembali untuk menghilangkan sisa sabun.  
  • Keringkan dengan kain kering agar tidak meninggalkan bercak air atau kelembapan yang dapat merusak lemari.  

Baca juga: 7 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Lemari Dapur

Membersihkan lemari dapur dengan cuka

Ilustrasi cuka, cuka putih. FREEPIK Ilustrasi cuka, cuka putih.

Cuka adalah pembersih alami yang efektif untuk melarutkan minyak, tetapi harus digunakan dengan hati-hati karena sifatnya yang asam.  

Berikut adalah langkah-langkah membersihkan lemari dapur dengan cuka:

  • Campurkan air hangat dan cuka putih dalam botol semprot dengan perbandingan satu banding satu.  
  • Semprotkan larutan ke permukaan lemari, tetapi jangan terlalu banyak agar tidak merusak lapisannya.  
  • Diamkan selama lima hingga sepuluh menit agar cuka bekerja melarutkan minyak.  
  • Lap dengan kain mikrofiber atau spons yang telah dibasahi dengan air hangat.  
  • Keringkan lemari dengan kain bersih untuk menghindari bercak air atau kerusakan akibat kelembapan.  

Untuk lemari kayu atau yang dicat, gunakan larutan yang lebih encer dengan perbandingan satu banding tiga antara cuka dan air agar tidak merusak lapisan permukaan. 

Jika bau cuka terlalu menyengat, tambahkan beberapa tetes minyak esensial seperti lemon atau lavender.  

Baca juga: Cara Membersihkan Lemari Dapur Kayu

Membersihkan lemari dapur dengan baking soda  

Jika minyak sudah menumpuk dalam waktu lama dan sulit dihilangkan dengan sabun cuci piring atau cuka, baking soda bisa menjadi solusi.  

Berikut adalah langkah-langkah membersihkan lemari dapur dengan baking soda:

  • Basahi kain mikrofiber dengan air hangat dan peras hingga tidak terlalu basah.  
  • Taburkan sedikit baking soda ke kain tersebut.  
  • Gosok perlahan area yang terkena minyak dengan gerakan memutar hingga noda terangkat.  
  • Lap permukaan lemari dengan kain bersih yang telah dibasahi air hangat untuk menghilangkan sisa baking soda.  
  • Keringkan dengan kain kering agar permukaan tetap bersih dan bebas goresan.  

Baking soda memiliki sifat abrasif ringan yang dapat mengangkat kotoran tanpa merusak permukaan lemari. 

Namun, untuk lemari yang dicat atau memiliki lapisan mengkilap, gunakan baking soda dengan hati-hati agar tidak membuat permukaan menjadi kusam.  

Baca juga: 6 Makanan yang Tidak Boleh Disimpan di Lemari Dapur

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau