Penulis
KOMPAS.com - Melihat kupu-kupu beterbangan di taman bukan hanya menambah keindahan, tapi juga menjadi pertanda bahwa lingkungan di sekitar kamu masih sehat dan alami.
Kupu-kupu bukan sekadar pemanis taman, tetapi juga memainkan peran penting dalam proses penyerbukan tanaman.
Jika kamu ingin halaman rumah dipenuhi kupu-kupu yang indah, melansir Real Simple, Kamis 19/6/2025), ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan.
Baca juga: 6 Tanaman yang Bisa Menarik Kupu-kupu ke Taman Rumah
Kupu-kupu adalah makhluk berdarah dingin yang sangat menyukai sinar matahari. Hewan ini cenderung aktif dan mencari makan di area yang hangat dan terang.
Maka dari itu, menanam berbagai bunga di lokasi yang mendapatkan sinar matahari langsung sangat penting.
Pakar berkebun, Angela Judd dan Andrew Bunting, menyarankan menanam bunga seperti zinnia, lantana, serta berbagai jenis milkweed.
Selain itu, tanaman herbal seperti parsley dan adas juga bisa menarik kupu-kupu yang senang bertelur di sana.
Baca juga: 5 Tanaman Hias yang Cocok untuk Taman ala Jepang
Selain bunga, kupu-kupu juga membutuhkan air untuk bertahan hidup. Tidak perlu instalasi rumit, cukup sediakan batu datar yang dapat menampung air, kolam kecil, atau bahkan wadah dangkal yang bisa menjadi tempat kupu-kupu minum.
Andrew Bunting juga merekomendasikan batang kayu atau pohon tua sebagai tempat kupu-kupu mendarat dan beristirahat.
Menyediakan tempat yang nyaman untuk kupu-kupu beristirahat akan membuat hewan ini lebih sering singgah dan bahkan menetap di taman rumah.
Baca juga: 8 Bunga Berwarna Merah yang Dapat Mempercantik Taman
Satu hal penting yang tidak boleh diabaikan, hindari bahan kimia. Bahkan, pestisida organik pun bisa berdampak negatif bagi kupu-kupu dan serangga penyerbuk lainnya.
Angela Judd menegaskan bahwa kupu-kupu tidak akan mengunjungi taman yang tercemar bahan kimia.
Sebagai gantinya, rawat taman rumah secara manual dengan rutin melakukan penyiangan dan mengamati tanda-tanda gangguan seperti jamur atau pembusukan.
Hindari juga penggunaan lampu buatan di malam hari karena dapat membingungkan serangga malam. Dan ketika bunga mulai mekar, biarkan bunga berkembang sempurna sebelum dipotong karena saat itulah bunga tampak sangat menarik bagi kupu-kupu.
Baca juga: Mau Menata Taman? Hindari 5 Kesalahan Ini...
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang