Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Fakta Kucing Ashera, Ras Kucing Termahal di Dunia yang Kontroversial

Kompas.com, 17 Juli 2025, 09:05 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Daya tarik hewan peliharaan eksotis membuat banyak orang tertarik pada ras hibrida seperti kucing Ashera. 

Namun, di balik penampilannya yang memukau, kucing ini menyimpan kontroversi yang tak sedikit.

Dilansir dari Catster, Kamis (17/7/2025), berikut adalah beberapa fakta menarik tentang ras kucing Ashera.

Baca juga: 8 Ras Kucing Domestik Paling Besar yang Cocok Jadi Teman di Rumah

Kucing Ashera pertama kali diperkenalkan pada awal 2000-an

Ilustrasi kucing Savannah.Shutterstock/Kolomenskaya Kseniya Ilustrasi kucing Savannah.

Kucing Ashera mulai dikenal publik pada tahun 2006, diperkenalkan oleh sebuah perusahaan bernama Lifestyle Pets (dulunya Allerca). 

Perusahaan ini mengklaim bahwa Ashera adalah hasil persilangan antara tiga jenis kucing, yakni serval Afrika, kucing macan tutul Asia, dan kucing domestik.

Lifestyle Pets mengatakan bahwa kucing ini tidak menyebabkan alergi dan bisa menjadi peliharaan eksklusif yang cocok untuk pecinta hewan kelas atas.

Namun, hingga kini tidak pernah ada data ilmiah terbuka atau jurnal penelitian yang membuktikan proses pembiakan yang mereka lakukan. 

Klaim ini menuai banyak pertanyaan, termasuk dari pakar genetika dan komunitas pecinta kucing.

Baca juga: 7 Ras Kucing Langka yang Jarang Ditemukan

Ashera mungkin bukan ras kucing baru

Para ahli genetika dan pemerhati kucing menyangsikan bahwa Ashera adalah ras yang benar-benar baru. 

Tes DNA terhadap beberapa kucing Ashera menunjukkan hasil yang sama dengan kucing Savannah, ras hibrida antara kucing domestik dan serval Afrika yang sudah ada sebelumnya. 

Hal ini membuat banyak orang berpendapat bahwa Ashera hanyalah Savannah yang diberi nama baru dan dijual dengan harga yang jauh lebih mahal.

Pernyataan ini didukung oleh beberapa pemilik Ashera yang kemudian melakukan uji genetika secara mandiri, dan hasilnya menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara ras kucing Ashera dan Savannah.

Baca juga: 4 Ras Kucing Berbulu Keriting yang Langka dan Penyayang, Tertarik Memelihara?

Kucing Ashera tidak diakui oleh asosiasi kucing resmi

Ras kucing Ashera.Wikimedia Commons Ras kucing Ashera.

Berbagai organisasi besar dunia seperti The International Cat Association (TICA) maupun Cat Fanciers’ Association (CFA) tidak mengakui kucing Ashera sebagai ras kucing yang resmi. 

Pengakuan terhadap suatu ras biasanya memerlukan proses panjang, termasuk transparansi dalam proses pembiakan, pengawasan silsilah, dan konsistensi karakteristik fisik maupun temperamen.

Karena tidak ada informasi jelas dari pihak pengembang kucing Ashera, asosiasi-asosiasi ini memilih untuk tidak memberikan status resmi kepada ras ini.

Baca juga: 7 Ras Kucing Bermata Besar yang Lucu dan Menawan

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau