Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Manfaat Menanam Tanaman Lidah Mertua di Rumah Menurut Ahli

Kompas.com, 28 Juli 2025, 09:10 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber Healthline

JAKARTA, KOMPAS.com - Lidah mertua atau Sansevieria telah dikenal sebagai tanaman yang memiliki segudang manfaat kesehatan.

Manfaat lidah mertua itu meliputi meningkatkan kualitas udara di ruangan, menghilangkan polutan beracun, dan meningkatkan kesehatan mental. 

Baca juga: 7 Tanaman Hias yang Cocok Ditanam Bersama Lidah Mertua 

Tak heran, tanaman lidah mertua banyak ditanam dan ditempatkan secara strategis di dalam rumah selain sebagai elemen dekorasi. 

Nah, disadur dari Healthline, Debra Rose Wilson, profesor, peneliti, dan praktisi kesehatan holistik di Austin Peay State University, Amerika Serikat, membagikan sejumlah manfaat menanam tanaman lidah mertua di rumah. 

Menyaring udara dalam ruangan, bahkan pada malam hari

Ilustrasi tanaman lidah mertua di dalam ruangan. SHUTTERSTOCK/AQUARIUS STUDIO Ilustrasi tanaman lidah mertua di dalam ruangan.
Serupa dengan sukulen rumah tangga lainnya, tanaman lidah mertua membantu menyaring udara dalam ruangan.

Keunikan tanaman ini adalah salah satu dari sedikit tanaman yang dapat mengubah karbon dioksida (CO2) menjadi oksigen pada malam hari.

Kualitas ini menjadikannya tanaman lidah mertua ideal diletakkan di kamar tidur karena dapat membantu mengatur aliran udara yang sehat. 

Baca juga: Penyebab Daun Lidah Mertua Layu dan Cara Mengatasinya 

Menghilangkan polutan beracun

Selanjutnya, manfaat lidah mertua adalah dapat menghilangkan polutan bercaun. Dalam jumlah kecil, tanaman lidah mertua dapat menyerap polutan penyebab kanker, termasuk:

  • CO2.
  • Benzena.
  • Formaldehida.
  • Xilena.
  • Trikloroetilen.
  • Toluena

Dengan kemampuan menyerap dan menghilangkan racun berbahaya, tanaman lidah mertua dapat bertindak sebagai pertahanan efektif terhadap alergi udara. 

Meningkatkan kesehatan mental

Meski manfaat tanaman dalam ruangan terhadap kesehatan mental masih memerlukan penelitian ilmiah lebih lanjut, konsep tanaman memainkan peran positif sudah mapan, menurut penelitian 2018.

Namun, hortikultura bahkan digunakan dalam perawatan kesehatan mental karena efek terapeutiknya.

Tanaman dalam ruangan dapat ditambahkan ke tempat kerja, sekolah, dan fasilitas medis sebagai cara murah serta berisiko rendah untuk memperbaiki lingkungan tersebut. 

Baca juga: Lokasi Terbaik dan Terburuk Meletakkan Lidah Mertua di Rumah Menurut Feng Shui 

Minim perawatan 

Minim perawatan menjadi salah satu manfaat menanam tanaman lidah mertua di rumah.

“Tanaman lidah mertua dalam pot umum ditemukan di semua benua,” jelas ahli botani NatureID, Halina Shamshur.

Karena sangat mudah dirawat, tanaman lidah mertua sering ditanam di ambang jendela rumah, apartemen, dan berbagai bangunan publik.”

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau