Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bolehkah Hewan Peliharaan Tidur di Kasur Pemiliknya? Ini Kata Ahli

Kompas.com, 10 Agustus 2025, 08:00 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Para pemilik hewan peliharaan, seperti anjing dan kucing, kerap mengizinkan hewan kesayangannya itu tidur di tempat tidur bersama mereka. Namun, apakah kebiasaan ini aman dan higienis?

Nah, sebelum memutuskan untuk membawa hewan peliharaan ke tempat tidur, ada beberapa hal yang perlu diketahui. Berikut adalah penjelasannya.

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Bulu Hewan Peliharaan yang Menempel pada Pakaian

Pertimbangan kebersihan 

Ilustrasi anjing tidur di kasur pemiliknya.Shutterstock/Ermolaev Alexander Ilustrasi anjing tidur di kasur pemiliknya.

Menurut Kim Romine, ahli perawatan kain di P&G Tide, produk pembersih pakaian asal Amerika Serikat, tidur bersama hewan peliharaan memang bisa menambah kotoran di tempat tidur, tetapi hal itu tidak perlu menjadi masalah besar jika pemilik tahu cara merawatnya. 

“Hewan peliharaan akan meninggalkan bulu dan ketombe di seprai setiap malam. Jika sering berada di luar rumah, hewan peliharaan bisa membawa kotoran dan debu,” jelasnya kepada Better Homes and Gardens.

Oleh karena itu, Mary Gagliardi, ilmuwan internal Clorox, perusahaan produk pembersih asal Amerika Serikat, mengatakan, pemilik yang membiarkan hewan tidur di tempat tidur harus bersiap mencuci seprai lebih sering, terutama jika hewan aktif di luar ruangan.

Baca juga: 3 Cara Menghilangkan Bau Urine Hewan Peliharaan dari Karpet

Seberapa sering seprai harus dicuci?

Ilustrasi mencuci seprai.Shutterstock/Peakstock Ilustrasi mencuci seprai.

Gagliardi menjelaskan bahwa hewan yang aktif di luar rumah dapat membuat seprai cepat kotor sehingga perlu dicuci lebih sering, bahkan setiap dua hari sekali. Namun, jika hewan peliharaan jarang kotor, mencuci seminggu sekali sudah cukup.

Di samping itu, Romine mengingatkan bahwa seprai memang perlu dicuci secara teratur, meskipun tanpa hewan peliharaan. 

“Tubuh manusia menghasilkan keringat, sebum, dan kotoran yang menumpuk di seprai, sehingga perlu dicuci setiap satu hingga dua minggu,” jelasnya.

Baca juga: 5 Cara Membersihkan Bulu Hewan Peliharaan dari Kasur

Jadi, meskipun tidak tidur bersama hewan peliharaan, kamu tetap bisa mengalami gatal-gatal atau kulit kemerahan, jika tidak membersihkan seprai secara rutin

Tips mencuci seprai yang ditiduri hewan peliharaan 

Ilustrasi mencuci seprai, SHUTTERSTOCK/NITO Ilustrasi mencuci seprai,

Kehadiran hewan peliharaan di tempat tidur membuat rutinitas mencuci harus lebih teratur dan menyeluruh. Berikut langkah pembersihan yang disarankan para ahli:

Gunakan deterjen dengan pembersih mendalam dan penghilang bau

Pilih deterjen yang dapat menembus serat kain untuk mengangkat kotoran, minyak tubuh, dan bulu hewan. Formula penghilang bau juga membantu mencegah aroma tidak sedap yang sering muncul dari hewan peliharaan.

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Bau Hewan Peliharaan di Rumah

Tambahkan pemutih sesuai jenis kain

Gagliardi menyarankan penggunaan pemutih berbasis klorin untuk kain putih atau pemutih non-klorin (oxygen bleach) untuk kain berwarna. Hal ini membantu membunuh bakteri dan menghilangkan noda membandel.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau